Komisi I DPRD Simalungun Segera Sidak PT Panca Surya - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Senin, 18 September 2017

Komisi I DPRD Simalungun Segera Sidak PT Panca Surya

SIMALUNGUN - Terkait bau busuk yang setiap hari meneror warga Desa Pengkolan, jalan Kuala Tanjung, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar, Komisi I DPRD Simalungun segera melakukan sidak ke PT Panca Surya.

"Kita dari Komisi I DPRD Simalungun segera akan sidak PT Panca Surya ke Perdagangan," ujar tegas Ketua Komisi I DPRD Simalungun Sastra Joi Sirait SH, Senin(18/9/2017) di ruang kerjanya.

Baca : Bau Busuk Teror Desa Pengkolan, Manajemen PT Panca Surya Kurang Peduli Warga Setempat

Sementara itu, pantauan media ini. Bau busuk yang dikeluarkan perusahaan pengelola karet tersebut masih terus saja terjadi.

Parahnya lagi, bau busuk tersebut paling parah terjadi saat hujan datang. Diduga kesempatan tersebut digunakan perusahaan untuk membuang limbah ke aliran sungai Bahbolon yang sama sekali tidak jauh dari penampungan limbah perusahaan.

Baca lagi : Puluhan Tahun Warga Perdagangan Mencium Bau Busuk dari PT Panca Surya

Diberitakan sebelumnya, "Kalau masalah bau busuk yang dirasakan warga. Dua tahun lalu kami sudah pernah melakukan pertemuan dengan manager perusahaan di Kantor Camat Bandar. Alasan perusahaan saat itu, bahwa PT Panca Surya sudah memenuhi prosedur yang berlaku," ungkap J Pangaribuan. Rabu,(13/9/2017) saat ditemui awak media ini.

Meski demikian, Pangaribuan menyebutkan selama 7 tahun menjabat sebagai Kepling di Desa Pengkolan jln Kuala Tanjung. Perusahaan baru dua kali memberikan bantuan pada sebagian warga, dan hal itu dilakukan saat perusahaan mengadakan acara. Akan tetapi untuk bantuan dana sosial (CSR) perusahaan, untuk para janda-janda dan anak jatim di Desa Pengkolan sama sekali belum pernah diterima oleh warga.

"Kalau untuk STM Desa ada, berupa bantuan fasilitas hari Natal. Saya tidak memungkirinya, dan 2 tahun lalu juga pernah ada lagi, tapi hanya sebagian warga saja (10 orang-red) menerima bantuan saat ada acara perusahaan. Itu pun karena saya yang mengajukan, sehingga warga mendapatkan beras, minyak, dan amplop uang." katanya.

Red/ Dani R.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot