IPK Kepri Siap Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Polsek Batu Aji - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Senin, 09 November 2020

IPK Kepri Siap Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Polsek Batu Aji


BATAM - Satuan Tugas Ikatan Pemuda Karya (Satgas IPK) Kepri siap mengawal kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami  anak dibawah umur (14) yang juga masih keluarga salah satu anggota satgas IPK Kepri di Polsek Batu Aji.


Ketua DPD IPK Kepri Benyamin Hasibuan SH, melalui Ketua Satgas IPK yang juga ketua Harian IPK Kepri, Rianto Simanjuntak menyebutkan, kedatangannya bersama jajaran pengurus Satgas IPK Kepri ke Polsek Batu Aji merupakan bentuk kepedulian sosial didalam organisasi yang mana pihak keluarga salah satu anggota Satgas IPK menjadi korban dugaan pelecehan seksual. Dan korban sendiri juga masih dibawah umur yakni 14 tahun.


"Kita mendapat laporan dari anggota, bahwa ada keluarganya yang mengalami pelecehan seksual akan tetapi pelakunya belum diamankan. Kita juga meminta dengan tegas, agar penegak hukum bertindak cepat untuk mengamankan pelakunya," ujar Rianto, Senin (9/11/2020) di luar Polsek Batu Aji, didampingi anggota Satgas IPK Kepri dengan berpakaian lengkap, dan puluhan masyarakat tetangga korban.


Menurut Rianto, dugaan perbuatan seksual yang dilakukan oknum pemuka agama di Tanjung Uncang berinisial NPS itu merupakan perbuatan yang sangat memalukan dan mencoreng nama baik bagi pemuka agama.


Ditegaskannya, bila dalam waktu dekat pihak penegak hukum yakni kepolisian belum juga mengamankan atau menangkap pelaku, maka seluruh anggota Satgas IPK Kepri akan dikerahkan untuk mencari dan menangkap pelaku dan membawanya ke Polsek Batu Aji atau ke Polresta Barelang.


"Kita pengurus IPK Kepri sudah berkoordinasi para anggota, siap melakukan pencarian terhadap terduga pelaku tersebut, mengingat. Dan saya tegaskan, IPK Kepri akan tetap mengawal kasus ini hingga tuntas," tuturnya.


Sementara itu, puluhan warga yang mendatangi Polsek Batu Aji untuk mempertanyakan proses kelanjutan kasus tersebut, terlihat kecewa usai keluar dari Mapolsek. Pasalnya, sejak pihak keluarga membuat laporan atas dugaan pelecehan seksual tersebut, pelaku masih berkeliaran dan tidak tindakan dari kepolisian.


"Kami mau bertanya pak, kenapa pelaku belum ditangkap. Bahkan, pelaku masih bebas berkeliaran. Jujur kami kecewa kalau begini," Sebut salah satu warga dengan emosi, serta didampingi dua orang kuasa hukum korban, saat adanya perundingan di luar lokasi  Polsek Batu Aji dengan beberapa petugas Kepolisian.

 


Dikutip dari TribunBatam.Id, Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Batam mengecam oknum pemuka agama di Tanjunguncang yang diduga terlibat kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur.


Mereka meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.


Penyidik Polsek Batuaji saat ini sedang menyelidiki laporan kasus dugaan pelecehan oleh oknum pemuka agama.


Polisi sudah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk hasil visum dari remaja putri berumur 14 tahun yang diketahui sebagai korban.


"KPPAD Batam bekerja sesuai dengan tugas kami. Jika ada kekerasan apapun bentuknya terhadap anak, kami mengecam hal tersebut," ucap Ketua KPPAD Batam Abdillah, Minggu (8/11/2020) lalu.


Red/DS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar