Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta Baru Butuh 1000 Pekerja - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 17 Juli 2018

Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta Baru Butuh 1000 Pekerja

gbr Istimewah/net.
YOGYAKARTA - Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta Baru atau New Yogyakarta International Airport (NYIA) saat ini terus dikebut sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh PT Angkasa Pura I yaitu 736 hari (2,2 tahun).
Dalam proses konstruksi NYIA tersebut, dibutuhkan lebih dari 1.000 pekerja. Apabila semua tahapan dan perencanaannya bisa dilaksanakan dengan baik, pihak Angkasa Pura optimis pada April 2019 NYIA sudah bisa mulai dimanfaatkan.
"Apabila NYIA sudah mulai dioperasikan, akan banyak tenaga kerja yang terserap. Karena NYIA ini termasuk bandara besar, sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang cukup banyak. Jadi jumlah 1.000 pekerja itu hanya untuk proses konstruksi saja," kata Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, usai melaporkan perkembangan pembangunan NYIA kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis Kepatihan Yogyakarta, Senin (16/7/2018).
Faik Fahmi mengatakan, keberadaan NYIA akan mendatangkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang ada di sekitarnya. Jadi tidak hanya saat proses konstruksi, tapi juga di bagian-bagian dan pekerjaan lainnya seperti ground handling, catering, cleaning service, airlines, serta bidang-bidang lainnya. Namun untuk seberapa banyak jumlah SDM lokal dari Kulonprogo yang akan terserap di NYIA, pihaknya belum bisa memberikan angka secara detail, karena untuk mengetahui hal itu, perlu dilihat dari kesiapan SDM-nya sendiri.
"Lewat Balai Pelatihan Masyarakat yang dibentuk oleh Angkasa Pura, saya berharap bisa meningkatkan kompetensi masyarakat. Semua itu akan bisa diwujudkan, apabila para pesertanya benar-benar serius, jadi standar atau kualitasnya bisa sesuai dengan yang diharapkan," jelas Faik Fahmi.
Presiden Direktur PT PP (Persero) Tbk Lukman Hidayat menyampaikan, proses konstruksi pembangunan bandara baru di Kulonprogo saat ini sudah memasuki fase kedua. Sebelumnya sudah diselesaikan proses konstruksi fase pertama sejak awal dimulai pembangunan, pada kontrak awal yang juga dipercayakan kepada PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.
"Kita sudah mulai persiapan proses konstruksi fase kedua yang akan dipercepat sesuai jadwal dokumen kontrak selama 736 hari atau 2,2 tahun pengerjaan dengan PT AP I (Persero). Kita kerja frontal dan pararel karena waktunya cukup ketat agar bisa operasional pada April 2019," katanya.
Lukman menambahkan, proses pengerjaan fisik pembangunan bandara baru di Kulonprogo ini mulai perbaikan tanah, pondasi, struktur hingga pengurukan kembali untuk pembangunan landasan ataupun gedung/terminal bandara sampai April 2019. Proyek pembangunan tersebut mempunyai kontrak senilai Rp 6,5 triliun baik fase pertama maupun kedua.
"Pembangunan runway bisa mencapai 90 persen dan gedung mencapai 30 persen pada April 2019 mendatang. Masih ada pekerjaan fisik yang terus dilakukan paling tidak landasan bisa difungsikan terlebih dahulu sesuai target," tandas Lukman. 
Sumber Krjogja.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot