Pemko dan DPRD Gelar Rapat Paripurna Reses dan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2017 - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 01 Agustus 2017

Pemko dan DPRD Gelar Rapat Paripurna Reses dan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2017

BATAM - Pemko Batam dan DPRD Batam menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses dan sekaligus laporan pertanggungjawaban APBD Tahun 2017 di ruang rapat utama Gedung DPRD Batam.

rapat yang dipimpin ketua DPRD Batam Nuryanto, dihadiri 30 anggota DPRD dan Walikota Batam Rudi SE dan sejumlah SKPD Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, nuryanto mengatakan bahwa pelaporan hasil reses merupakan tanggungjawab para dewan untuk melapor hasil reses, dan itu telah diatur dalam tatip sebagai pedoman dewan.

“Rapat paripurna ini terkait laporan reses masa persidangan iii tahun sidang 2017  dan laporan badan anggaran atas pembahasan ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kota batam tahun anggaran 2016 sekaligus pengambilan keputusan.” ujar Nuryanto sembari membuka rapat.

Fraksi PDI P dalam laporan hasil reses, dibacakan Ganda Tiur Simorangkir yang juga berharap laporan reses mereka bisa menjadi pokok pikiran dewan.

”Pemerintah daerah kota Batam dalam pokok pokok pengelolaan keuangan daerah kota Batam diharapkan dapat memperkuat UMKM dalam struktur ekonomi makro. Salah satunya industri pengelolaan ikan termasuk sumber yang dapat meningkatkan keuangan daerah.

selain itu, permasalahan dualisme kepemimpinan antara pemerintah daerah dengan bp batam segera diselesaikan agar dapat bekerjasama untuk meningkatkan investasi di batam. fraksi pdip juga menyarankan agar pembangunan dimulai dari pinggiran sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati pembangunan.

“Kurangnya lapangan pekerjaan sehingga banyak pengangguran sehingga banyak yang melakukan kriminalisasi di berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhannya. kriminalitas adalah masalah fisik akibat ekonomi, sosial dan budaya. hal itu perlu disikapi dengan baik karena generasi muda yang harus dituntun untuk menjadi teladan dan persaudaraan terhadap seluruh masyarakat. untuk itu diharapkan melakukan tindakan nyata untuk melakukan penyuluhan bela negara.

“Pemerataan pembangunan sarana prasarana , masalah insfratruktur seperti jalan dan draenase, menjadi perhatian serius dalam reses yang kami lakukan. terdapat 34 usulan pembangunan draenase , normalisasi paret yang dinginkan masyarakat sebagai bahan pokok pikiran dprd.

”Menyikapi tingginya pengangguran sebagaimana bahwa pendapatan merupakan indikator pertumbuhan ekonomi.” katanya

red.

Post Top Ad

Your Ad Spot