Home » » Alamak, Oknum PNS di Gedung Bersama Pemko Batam Santai di Kantin Pada Jam Kerja

Alamak, Oknum PNS di Gedung Bersama Pemko Batam Santai di Kantin Pada Jam Kerja

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Senin, 30 Mei 2016

Batam,Buruhtoday.com - Sebanyak 13 orang oknum Pegawai Negeri Sipil(PNS) yang bertugas di beberapa SKPD di Gedung Bersama Pemerintah Kota Batam terlihat asyik duduk santai pada jam kerja berlangsung yakni sekitar pukul 9.30 WIB di sebuah kantin, di lantai V gedung.

Pantauan di lapangan, ke 13 oknum PNS tersebut di dominasi kaum laki-laki tersebut tanpak santai berbincang-bincang sambil merokok dan menikmasti kopi yang di pesannya dari penjual kantin.

Ade, salah satu warga yang hendak mengikuti sidang di ruang BPSK menuturkan, Pemerintah Kota Batam teledor dalam pengawasannya.

"Meskipun sudah di beritakan di media, hasil tetap sama juga mas, Pemko kurang greget lagi," ujarnya kepada Amok Group, Senin (30/5/2016) saat duduk di kantin sambil menunggu di mulainya waktu persidangan.

Menurut Ade, bobroknya kinerja para oknum PNS Kota Batam selama ini di sebabkan banyak faktor. Sehingga banyak masyarakat  kecewa dengan pelayanan yang diberikan.

"Meskipun sudah ada peraturan jam kerja, tapi tidak di jalankan, Hasilnya nol besar," tegasnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Batam dan Dinas terkait harus serius dan tidak pandang bulu untuk memberikan sanksi kepada oknum PNS yang melanggar aturan tersebut.

"Bisa jadi mereka melakukan hal itu karena terbiasa mas," ucapnya.
 
Ade juga sangat meyayangkan ulah dari beberapa oknum PNS yang bekerja tidak profesional tersebut. Karena hal tersebut akan menyebabkan pelayanan publik menjadi terganggu.

"Mereka datang pasti terlambat, sarapan saja baru jam 9 lewat, kapan kerjanya mas. Bentar lagi jam 12 kan," tandasnya.

Ia juga berharap kepada Wali Kota Batam agar melakukan tindakan tegas kepada oknum PNS nakal yang selalu bolos pada jam kerja selama ini.

"Coba saja Pak Rudi dan jajarannya sidak ke lapangan, pasti kapok mereka," pungkasnya.

 red/dro.
Share this post :

Facebook Comments