Home » » 1 Juta PNS Yang Malas dan Tidak Miliki Kinerja Akan di PHK Sampai 2019

1 Juta PNS Yang Malas dan Tidak Miliki Kinerja Akan di PHK Sampai 2019

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Senin, 30 Mei 2016

Jakarta -  Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) akan terjadi kepada Pegawai Negeri Sipil(PNS) yang selalu mangkir pada jam kerja(malas) dan tidak memiliki kinerja diseluruh Indonesia. Hal itu sudah direncanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) guna mengurangi beban belanja modal untuk pegawai yang terlalu tinggi. 

Pemerintah menargetkan pengurangan jumlah PNS hingga satu juta orang sampai 2019.

Menteri Keuangan, Bambang PS Brodjonegoro mengatakan pihaknya nantinya akan menghitung alokasi anggaran pesangon yang bakal diberikan kepada PNS yang di-PHK, namun penghitungan ini dilakukan setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima proposal dari Kementerian PAN RB.

"Nanti dihitung dulu kita tunggu proposal dari Menpan RB. Ya dikurangi 1 juta itu aja, dikali dengan jumlah gajinya. Tapi kan harus ada semacam pesangon atau golden shakehand," katanya pada acara kampanye layanan pajak online di Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (29/5/2016).

Bambang meyakini bahwa pengurangan jumlah PNS ini nantinya tidak akan mempengaruhi tingkat pelayanan pemerintah terhadap masyarakat.

"Yang harusnya dirampingkan kan yang dianggap fungsinya bisa digantikan oleh yang ada maupun oleh sistem," lanjut Bambang.

Pemangkasan jumlah PNS hingga satu juta ini sendiri nantinya ditujukan untuk pekerjaan yang bisa tergantikan oleh sistem atau IT.

"Kita kan butuh untuk penerimaan, terutama Pajak sama Bea Cukai. Mungkin ada pengurangan di bidang-bidang yang bisa digantikan. Kan kita sudah mulai banyak yang online, dan sudah pakai IT. Jadi mungkin ada pengurangan kebutuhan pegawai," tutur Bambang.


sumber Detikfinance.com)
Share this post :

Facebook Comments