Home » » PT Ace Beri Upah di Bawah UMK dan Diduga Intimidasi Karyawan

PT Ace Beri Upah di Bawah UMK dan Diduga Intimidasi Karyawan

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 01 Oktober 2015

Batam,Buruhtoday.com - Ratusan karyawan PT Ace yang beralamat di kawasan Industri Rapindo jalan Todak Batu Ampar masih menerima upah jauh dibawah upah minimum(UMK) dan tidak diikut sertakan ke program BPJS Ketenagakerjaan. Mereka juga mengaku sering mendapatkan intimidasi dari managemen perusahaan bila tidak mendapatkan target saat dipaksa kerja lembur.Kamis(1/10/2015).

"Kami hanya digaji Rp 67.000 per hari Pak, dan sering dipaksa untuk kerja lembur." kata Bunga 28' (nama samaran) salah satu karyawan yang namannya tidak mau disebutkan.

Bunga juga mengaku sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari salah satu lidier berinisial SF, ia meyebutkan apabila karyawan yang tidak mau melaksanakan yang diperintahkan lidier tersebut seperti melakukan kerja lembur. SF langsung memaki-maki karyawan.

"Wah, setiap hari kami dipaksa lembur sampai pukul 20.25 WIB, dan jika kami menolak, SF langsung memaki dan mengancam akan memotong gaji dan melapor kepada bos agar kami dipecat." ujarnya.

Lanjutnya lagi, apabila kerja lebur hingga pukul 20.25 WIB tersebut tidak memenuhi target yang di inginkan, maka perusahaan tidak mengizinkan karyawan untuk pulang sebelum target terpenuhi. Bahkan yang parahnya lagi perusahaan tidak mau membayarkan jam kerja lembur yang dilakukan seluruh karyawan.

"Kalau lembur tersebut tidak dapat terget, kami pun tidak boleh pulang dari perusahaan. Dan lembur kami juga tidak pernah dibayar." jelasnya.

Hal itu juga dibenarkan buruh karyawan lainnya, ia mengatakan bahwa perlakukan tidak manusiawi kerap sekali dirasakan karyawan. Bahkan SF juga pernah mengatakan bahwa orang indonesia bodoh semua pada saat mereka bekerja.

"Sudah tua pun kalian tak punya otak, awas ya kalau tidak dapat target. Saya potong gaji kalian dan akan saya telepon bos biar kalian dipecat, itulah orang Indonesia bodoh semua." ucapnya seperti menirukan perkataan lidier SF.

Menurutnya, perkataan caci maki yang dilontarkan SF selaku lidier diperusahaan tersebut sacara tidak langsung sudah menghina dirinya sendiri karena SF sudah menghina bangsanya.

"Dengan menghina bangsanya sendiri, berarti dia juga menghina dirinya sendiri dengan mengatakan bodoh."  katanya.
Masi kata melati, mereka juga sama sekali tidak diikut sertakan kedalam program BPJS Ketenagakerjaan, bahkan mereka juga harus di pungut biaya sebesar Rp.6000 per minggu untuk beli air minum. Yang seharusya hal itu merupakan kewajiban dari managemen perusahaan.

"Kami juga tidak ada BPJS Pak, dan seluruh karyawan dipungut untuk beli air galon." ucap melati dengan kesal.

Hingga berita ini di unggah, managemen PT Ace belum dapat dimintai konfirmasi terkait permasalahan yang dialami seluruh karyawan.

Red/gtg
Share this post :

Facebook Comments