Home » » 13 Perusahaan dan 30 Partisipan Jepang Kunjungi Batam Untuk Kerjasama

13 Perusahaan dan 30 Partisipan Jepang Kunjungi Batam Untuk Kerjasama

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 20 Agustus 2015

Batam,Buruhtoday.com -  Sebanyak 13 perusahaan raksasa dari 30 partisipan asal kota Yokohama,Jepang akan mewujudkan kerjasama dengan Indonesia melalui Badan Pengusahaan(BP)Batam dan Pemerintah kota Batam, dalam acara seminar Business Matching diaula kampus Politeknik Negeri Batam, Rabu(19/8/2015) pagi.

Terpilihnya kota Batam sebagai sentra kerjasama bagi Jepang merupakan tindaklanjut dari kunjungan kerja yang dilakukan wali kota Batam, Ahmad Dahlan ke negara sakura tersebut. Rencananya 13 perusahaan ini nantinya akan bekerjasama di bidang penghijauan, green city, waste management dan pengelolaan limbah.

Head of delegation of city Yokohama, Tetsuya Nakajima dalam kata sambutannya dihadapan para pejabat kota Batam yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, bahwa kedatangan 30 partisipan dan 13 perusahaan raksasa yang ada di Kota Yokohama merupakan sebuah proses kelanjutan kerjasama yang telah berlangsung beberapa waktu lalu dimana disaat itu walikota Batam Ahmad Dahlan menandatangani kerjasama di kota Yokohama.

”Batam merupakan sebuah kota Industri yang besar dan banyak dilirik oleh negara tetangga, karena letak daerah strategis untuk dijadikan sebuah kerjasama. Dan pulau Batam juga gerbang bagi sebuah perekonomian luar negeri dan para pengusaha di Jepang. Maka sasaran ini dijadikan sebagai peluang yang besar." kata Tetsuya memberikan sambutannya.

Hal senada juga dikatakan Head of Institute for Global Strategic (IGES), Kenji Asakawa, bahwa Batam adalah daerah yang sangat tepat untuk dijadikan tempat bisnis karena laju perkembangan dan pembangunannya ekonominya.

”Batam sangat tepat dijadikan tempat bisnis, mengingat kawasan ini sangat cepat laju perkembangan pembangunanan laju ekonominya."ucap Kenji disela-sela berlangsungnya seminar kepada wartawan.

Menurut Kenji, perekonomian tersebut dapat ditingkatkan apabila kerjasama dan kebutuhan dari masing masing  pihak dijalin lebih profesional untuk bisa saling menguntungkan.

"Perekonomian akan cepat meningkat, kalau kerjasama terjalin lebih profesional dan saling menguntungkan.tegasnya.

Sementara itu,wakil kepala Badan Pengusahaan(BP) Batam, Jon Arizal mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari hasil MoU antara wali kota Batam, Ahmad Dahlan dengan Pemerintah Yokohama beberapa waktu lalu. Dan pihak Yokohama ingin bekerjasama di bidang penghijauan, green city, waste management dan pengelolaan limbah.

"Kedatangan 13 perusahaan raksasa dari 30 partisipan dari kota Yokohama bertujuan untuk mencari peluang usaha. Dan rencananya mereka besok,Kamis(20/8) akan kita bawa ke seaport Batuampar untuk melihat lokasi." kata Jon Arizal.

(Red/Amok).


Share this post :

Facebook Comments