Home » » Timwas Century Gak Perlu Minta Bantuan Polri Panggil Budiono

Timwas Century Gak Perlu Minta Bantuan Polri Panggil Budiono

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Jumat, 21 Februari 2014

Jakarta,Buruhtoday- Aktivis Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Oce Madril, menilai langkah yang diambil Timwas Century mengirimkan surat kepada Polri untuk membantu pemanggilan paksa kepada Wakil Presiden, Boediono adalah langkah yang salah.

Kata dia, DPR dan Polri dinilai tidak memiliki kewenangan untuk memanggil paksa Boediono karena belum terbukti bersalah dalam kasus apapun.

“Enggak bisa (lakukan pemaksaan pemanggilan). Karena DPR enggak punya kewenangan, apalagi Polri. Wapres enggak bersalah, enggak ngapa-ngapain kenapa harus dipanggil paksa. Statusnya jadi enggak jelas. Timwas memang enggak ngerti, ide konyol,” kata Oce saat berbincang dengan Okezone, Kamis (20/2/2014) malam.

Menurutnya, bila ingin meminta keterangan Boediono seharusnya Timwas Century menggunakan hak angket dan hak menyatakan pendapat. “Mereka enggak ngerti undang-undang. Enggak ada diundang-undang seperti itu. Pemanggilan paksa ini ide konyol dan tolol. Timwas yang salah. Kalau mau serius, pakai hak menyatakan pendapat. Itu kalau mereka serius. Ini kan mereka main-main saja,” terangnya.

Disampaikan Oce, jika Timwas Century menggunakan hak angket, nantinya akan berlanjut kepada hak menyatakan pendapat kemudian disampaikan ke Mahkamah konstitusi dan baru disidangkan. “Kalau selama ini wapres dituduh korupsi, harus melalui jalur yang benar. Mereka menggunakan hak menyatakan pendapat di DPR baru masuk ke Mahkamah Konstitusi, terlibat atau tidak, kemudian baru di impeachment. Sekalian saja mereka kirim ke Panglima TNI AD. Kalau begini, mereka main-main politik saja,” ujarnya. 

(sumber okezone.com)
Share this post :

Facebook Comments