Home » » Jalur hijau Puskopkar Batu Aji Di Sulap Menjadi Tempat Penimbunan Ilegal Logging

Jalur hijau Puskopkar Batu Aji Di Sulap Menjadi Tempat Penimbunan Ilegal Logging

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Sabtu, 04 Januari 2014

Batam,buruhtoday – Jalur hijau didepan perumahan puskopkar Batu Aji disulap menjadi gudang pengolahan dan penimbunan kayu yang diduga hasil illegal logging dengan bermodus menjual bahan-bahan bangunan.

Pengamatan dilapangan sepanjang Jalur hijau didepan perumahan puskopkar jaya batu aji memang banyak bangunan rumah liar ( ruli ) yang digunakan masyarakat untuk tempat tinggal ,dan dilokasi inilah pengusaha beriniasial A, membangun toko supplayer bangunan diatas tanah seluas kurang lebih 800 meter persegi tepatnya di simpang depan pintu masuk perumahan puskopkar jaya batu aji.

Pasalnya disamping menjual bahan bangunan,lahan tersebut juga menjadi gudang pengolahan dan penimbunan kayu hingga ratusan ton banyaknya yang diduga tidak memiliki dokumen resmi atau dengan kata lain illegal logging, dan modus inilah yang dibuat pemilik toko supaya tidak tercium para penegak hukum.

Bahkan seluruh lokasi lahan jalur hijau tersebut di kelilingi bangunan tembok setinggi dua meter untuk menutupi aktifitas didalamnya, belum diketahui pasti apakah pemilik toko nusa persada itu sudah mengantongi ijin dari intansi terkait seperti Badan Pegawasan/Otorita batam.

parahnya lagi, pemilik toko setiap kali ditemui tidak pernah ada ditempat, dan tanggal 28 Desember 2013 lalu, Rendy karyawan toko mengatakan bahwa dirinya tidak berkapasitas untuk menjawab konfirmasi dari awak media ini, Rendy juga berjanji pada awak media supaya datang pada tanggal 30/12/2013 untuk bertemu langsung kepada pemilik toko yang berinisial A,dan akan memberitahukan kepada pemilik toko.ucapnya.

Salah seorang warga yang tinggalnya di deretan lahan jalur hijau yang juga tidak jauh dari toko bangunan itu. Katakana saja Jony, Dikatakanya bahwa pengusaha toko bangunan itu sudah lama disitu menjual berbagai macam  bahan-bahan bangunan.

Menurut gomal, memang suara mesin seperti memotong kayu setiap hari bunyi dari dalam gudang, dan mengenai aktifitas didalamnya gomal mengaku tidak mengetahui pasti.jelasnya.

namun sampai berita ini diunggah, pemilik toko nusa persada belum ada memberikan tang.gapan sama sekali dari surat konfirmasi yang diberikan buruhtoday   

Red/Donal.

Share this post :

Facebook Comments