Buruh Galangan Tewas Terjatuh, Pengawasan Disnaker Belum Terima Laporan Resmi - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Rabu, 21 April 2021

Buruh Galangan Tewas Terjatuh, Pengawasan Disnaker Belum Terima Laporan Resmi


BATAM - Terkait insiden kecelakaan kerja yang menewaskan salah satu buruh karyawan galangan kapal PT Marcopolo Shipyard, UPT Pengawasan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri wilayah kerja kota Batam mengaku belum mendapat laporan resmi dari manajemen perusahaan.


"Menurut informasi dari staf saya, tadi manajemen PT Marcopolo Shipyard ada datang untuk mau melapor. Dan staf kita menyarankan agar manajemen melengkapi persyaratan sesuai prosedur," ujar Kepala UPT Pengawasan Disnaker Provinsi, DR.Sudianto SE. M.Si, kepada awak media ini, saat dikonfirmasi. Selasa (20/4/2021), sore.


Ia mejelaskan, pihaknya juga akan memproses secara prosedur insiden kecelakaan kerja tersebut, hingga pada hak kewajiban korban.


"Kita proses, kita tidak lanjuti terkait hak dan kewajiban korban," sebutnya.


Menurut informasi yang diperoleh, buruh galangan PT Marcopolo Shipyard itu bernama Calvin Alfahrizi, ia tewas setelah terjatuh dari tangga kapal setinggi berkisar 12 meter, pada hari Senin (19/4/2021) lalu.


Korban juga sempat dibawa ke rumah sakit Graha Hermine Batu Aji, untuk mendapatkan pertolongan. Akan tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan karena mengalami pendarahan hebat di bagian kepala.


Seperti kronologis yang diterima, korban merupakan karyawan welder (tukang las). Dan saat kejadian, korban hendak turun dari atas kapal yang dikerjakan. Kondisi kapal cukup tinggi sehingga menggunakan anak tangga yang tingginya sekitar 12 meter.


"Saat mau turun tangga itu korban jatuh. Dibawanya aspal galangan. Korban langsung tak bergerak dan dari kepala dan hidungnya keluar darah," kata Kapolsek Sagulung AKP Yusriadi Yusuf, Rabu (21/4).


Peristiwa tersebut mendapat perhatian oleh aparat kepolisian. Pasalnya diduga dalam kecelakaan kerja tersebut ada kelalaian dari pihak perusahan.


 "Ini kita masih kembangkan kasusnya, nanti informasi kita kabarkan lagi," kata AKP Yusuf. 


Sementara hingga berita ini diunggah belum ada komentar dari pihak PT Marcopolo terkait insiden naas tersebut.


Editor red

Liputan Don.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar