Jika Antrian Online JHT Batam Nagoya Penuh, Silahkan Ajukan Klaim di 122 Kantor Cabang Lainnya - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Selasa, 05 Mei 2020

Jika Antrian Online JHT Batam Nagoya Penuh, Silahkan Ajukan Klaim di 122 Kantor Cabang Lainnya

Contoh antrian oline penuh. (Foto narasumber).
BATAM - Terkait antrian online klaim JHT di kantor cabang Nagoya Batam penuh, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Batam Nagoya, Surya Rizal menyarankan untuk melakukan klaim online JHT dilakukan di kantor Cabang BPJamsostek lainnya di seluruh Indonesia yakni di 122 kantor cabang lain dan 203 kantor perintis BPJamsostek.

"Layanan antrian online di Batam Nagoya, quota perhari yang diset up pusat sebanyak 90 orang, antrian online *hanya dapat dipilih* untuk maksimal 7 hari kedepan (seminggu)," Ujar Surya, Senin (4/5/2020) malam, melalui pesan WhatshApp kepada Buruhtoday.com.

Ia menyarankan, bagi peserta klaim online JHT juga dapat melakukan klaim dikantor BPJamsostek lainnya diluar kantor Nagoya atau diseluruh indonesia.

"Peserta dapat juga *memilih 122 Kantor Cabang lain dan 203 Kantor Cabang Perintis* yang tersebar diseluruh indonesia, jadi peserta masih dapat memilih kantor pelayanan selain Batam Nagoya. Jadi silahkan peserta mengajukan Klaimnya di Cabang Lain jika Antrian Online Batam Nagoya sudah penuh," sebutnya.

Ia pun mencontohkan, ada peserta klaim di Jabodetabek yang memilih kantor cabang lainnya. "Beberapa kasus, peserta dari jabodetabek, memilih kantor cabang di wilayah Bali, NTB. Sehubungan dengan proses lapak asik ini, proses konfirmasi dilakukan *via telpon dan video call (tidak datang secara Fisik)" katanya.

Tambahnya lagi, BPJamsotek juga sudah meluncurkan program peduli PHK  atau disebut PeKa untuk klaim JHT secara kolektif melalui HRD disetiap perusahaan. bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan bagi para peserta atau pekerja yang terkena PHK untuk mengajukan klaim jaminan hari tua (JHT).

Sebagaimana anjuran dari pemerintah terkait sosial distancing guna memutus penularan Covid-19, BPJasostek sebagai Badan Hukum yang bergerak di Layanan Publik telah meluncurkan program Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) untuk melayani para peserta sejak 23 maret 2020 lalu.

"Kita juga punya program peduli PHK, jemput bola klaim jht secara kolektif melalui hrd perusahaan," tuturnya.

Sementara itu, salah satu peserta klaim JHT yang namanya tidak mau dipublikasikan mengakui, setiap hari selalu mengecek antrian online JHT melalui internet, baik di kantor cabang Batam maupun kantor cabang lainnya.

"Sudah hampir 1 minggu ini, saya selalu mengecek antrian onlinenya loh, tapi semua penuh. Saya juga sudah coba dibeberapa daerah lainnya seperti Provinsi Sumut, Riau, dan hingga Kalimantan, semua menyatakan penuh," Ucap wanita berparas ayu itu, Selasa (5/5/2020) siang, di Batu Aji.

Ia pun mengaku saat ini dirinya sangat membutuhkan uang untuk membantu orang tuanya yang sedang sakit dikampung halaman. Dan sangat berharap akan uang pencairan JHT itu.

"Semua berkas saya sudah lengkap, tinggal antrian ini saja masalahnya, soalnya saya ngak pernah dapat, setiap dibuka selalu antrian penuh. Jujur saat ini saya butuh uang, mamak saya sedang sakit dikampung. Ngak tau lagi mau gimana," tutupnya.

Editor Redaksi
Liputan don

Tidak ada komentar:

Posting Komentar