Kantor Bahasa Kepri dan Kominfo Tanjungpinang Disinyalir Kotak-Kotakkan Media dan Wartawan - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Rabu, 20 November 2019

Kantor Bahasa Kepri dan Kominfo Tanjungpinang Disinyalir Kotak-Kotakkan Media dan Wartawan

TANJUNGPINANG - Puluhan Jurnalis dari berbagai media cetak dan media online elektronik bingung saat adanya acara sosialisasi Kantor Bahasa Kepri dan Dinas Kominfo Tanjungpinang dengan mengundang beberapa media untuk mengikuti penyuluhan Bahasa Indonesia, yang digelar di lantai 3 Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (19/11/19) kemarin.

Kegiatan yang sebelumnya diharapkan dapat menguatkan penggunaan Bahasa Indonesia secara benar dalam jurnalistik kepada pemilik media maupun wartawan di Tanjungpinang itu nyatanya tidak efesien melibatkan seluruh pemilik media dan wartawan yang ada. Hal ini tentu membawa citra buruk bagi kepemimpinan ayah Syahrul dan ibu Rahma selaku pemimpin Pemerintahan kota Tanjungpinang.

Parahnya lagi, begitu banyak nama-nama media maupun wartawan yang ada terdaftar di kominfo, hanya segelintir media saja yang dilibatkan dengan alasan kuota peserta sudah penuh. Atas kejadian tersebut Dinas Kominfo Tanjungpinang telah memperlihatkan adanya pengotak-kotakan nama media dan wartawan.

Salah satu peserta panitia dari kantor Bahasa Kepri mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyerahkan semua undangan kepada Kominfo Tanjungpinang agar mengundang pemilik media ataupun wartawan yang ada.

"Kami dari Kantor Bahasa Kepri yang beralamat di Ceruk ijuk Bintan, sebelumnya sudah menyerahkan hal undangan ini sepenuhnya kepada Dinas Kominfo Tanjungpinang untuk disampaikan kepada Pemilik media ataupun Wartawannya," sebutnya. Rabu (20/11/19) tadi.

Akan tetapi, panitia dari Kominfo Tanjungpinang menyebutkan bahwa undangan yang dilayangkan dibagi menjadi dua bagian yakni untuk hari pertama (1) Kominfo Tanjungpinang hanya mengundang 25 pemilik media, dan pada pertemuan kedua mengundang 30 orang wartawan.

"Hari ini untuk 25 orang pemilik media dan besok sekitar 30 orangnya lagi untuk wartawan." Sebutnya.

Sementara itu, Kabid Kominfo Tanjungpinang, Teguh mengatakan kegiatan itu dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Kepri, dan pihaknya hanya diminta membantu mengundang saja.

"Karena mereka tidak punya nama-nama media, maka mereka minta bantuan Kominfo kota Tanjungpinang untuk menghubungi peserta," Ucapnya, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatshApp-nya.

Selain itu, Teguh juga mengajak kesediaan pemilik media untuk mengirimkan utusannya dalam kegiatan yang digelar tersebut.

"Ada 2 kegiatan yang sedang dan akan berlangsung untuk besok. Mohon kepada peserta agar dapat membawa surat tugas dari pimpinannya." katanya.

Anehnya, apa yang disampaikan Kabid Kominfo Tanjungpinang itu tidak seperti fakta lapangan. Pasalnya, banyak pemilik media atau wartawan sangat heran akan adanya kegiatan itu tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

"Informasi kepada kami baik sebagian pemilik media dan wartawan perwakilan yang terdaftar di Kominfo tidak ada. Sedangkan orang Kantor Bahasa mengatakan terkait undangan acara Sosialisasi sepenuhnya sudah diserahkan kepada Dinas Kominfo, saya minta Dinas Kominfo jangan mengotak-ngotakkan kita media," sebut salah satu oknum perwakilan wartawan media online di Tanjungpinang.

Ia pun berharap, agar Dinas Kominfo Tanjungpinang tidak membedakan-bedakan media yang ada di kota Tanjungpinang, "Kominfo harus merangkul semua media atau wartawan yang ada untuk menjalin komunikasi yang baik." Tegasnya.

Hinggga berita ini diunggah, Akib selaku Kepala Dinas Kominfo Tanjungpinang belum berhasil dikonfirmasi.

Editor redaksi
Liputan Yanto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar