Tak Terima Ditanya Status Hubungannya, Warga Tanjung Pinang Jadi Korban Pembacokan di Winsor Nagoya - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Kamis, 25 April 2019

Tak Terima Ditanya Status Hubungannya, Warga Tanjung Pinang Jadi Korban Pembacokan di Winsor Nagoya

Korban saat di RS Elisabet.
BATAM - Ramadani ( 39) warga Tanjung Pinang batu 4 Poskoro menjadi korban penganiayaan pembacokan yang dilakukan Dion (38) di blok 4 Winsord Nagoya, Rabu (24/4/2019) kemarin.

Pelaku Dion tega membacok menggunakan sebilah samurai, sehingga korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Elisabet Lubuk Baja, sekitar pukul 15.00 wib untuk mendapatkan pertolongan karena mengalami luka di bagian wajah pipi dan telinga serta mendapatkan 61 jahitan.

Ironisnya lagi, pelaku Dion merupakan calon adik ipar korban. Hanya karena mempertanyakan kejelasan hubungan antara pelaku dan adik iparnya bernama Rosi, Dion langsung melayangkan samurainya ke korban.

Menurut kronologis yang diterima awak media ini dari pihak keluarga, korban bersama istrinya (Merry) dan adik iparnya bernama Ferry datang dari Tanjung Pinang untuk menemui pelaku Dion di tempatnya bekerja sebagai tukang Jahit di blok 4 Windsor, Nagoya untuk mempertanyakan kejelasan hubungannya dengan Rosi.

"Hubungan kamu (Dion-red) dengan adik saya Rosi gimana, sampai mana tanggung jawab mu," ucap keluarga meniru perkataan korban kepada Dion (Pelaku-red).

Tak terima akan pertanyaan itu, pelaku Dion langsung mengambil samurai yang diduga telah dipersiapkannya serta membacok korban didepan Istri dan adiknya Ferry.
Merry Istri korban.
"Saya (Merry-red) dan adik saya Ferry langsung teriak minta tolong, kemudian adik saya Ferry langsung pergi ke Polsek untuk meminta bantuan. Lalu kami pun langsung membawa suami saya yang sudah bersimbah darah ke Rumah Sakit dengan ojek online," ujar Merry, yang juga masih anggota Srikandi salah satu ormas di Tanjung Pinang, sambil menangisi kondisi sang suami di Rumah Sakit.

Sementara itu, Kapolsek Lubuk Baja saat dikonfirmasi membenarkan akan menjadikan itu.

"Iya benar, dan pelaku langsung menyerahkan diri setelah melakukukan pembacokan serta barang bukti Samurai juga sudah diamankan, dan kasus ini sudah penyelidikan lebih lanjut," pungkas Kapolsek, Kamis (25/4/2019).

Editor Redaksi
Liputan Iwan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar