Ini Penyebab Genangan Air di Perumahan Kodim Maitri Indah Rw 25 Kelurahan Buliang - BURUH TODAY

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 08 November 2017

Ini Penyebab Genangan Air di Perumahan Kodim Maitri Indah Rw 25 Kelurahan Buliang

BATAM : Setiap hujan perumahan Kodim dan Maitri Indah, RW 25, Kel Buliang, Batu Aji selalu terlihat digenangi air yang disinyalir kiriman dari hutan didaerah Seitamiang. Akan tetapi, genangan air tersebut juga disinyalir akibat kecilnya saluran drainase di hulu yakni pada jembatan Grosprima dan bangunan dapur rumah warga di Perumahan Tripuri. Selasa (8/11/2017).

Rahmadani selaku Sekertaris Lurah (Seklur) Buliang, Kec. Batu Aji ketika ditemui di seputaran lokasi yang menjadi titik penyebab banjir mengatakan diduga ada dua penyebab terjadinya banjir diperumahan Kodim.

"Pertama itu di jembatan Grosprima, Jembatan itu kecil gorong-gorongnya serta ada pipa ATB yang membuat airnya tidak lancar. Kemudian yang kedua karena penyempitan di belakang rumah warga perumahan Tripuri RW 2, dan disitu ada penyempitan karena bangunan dapur rumah warga." Kata Rahmadani saat melakukan pengecekan penyebab banjir di perumahan Kodim.

Terkait volume parit, Rahmadani mengatakan sudah cukup lebar untuk menampung jalannya air, namun karena adanya masalah-masalah tersebut membuat hilirnya menjadi lambat dan membuat air mengumpul di perum Kodim.

"Hulunya dari hutan dan berkumpulnya air di perumahan kodim, Kalau untuk Volume lebar paret 8 meter itu sudah cukup sebenarnya, tapi yang membuat menjadi masalah itu lebar jembatannya 4 meter dan difasiltasi dengan dua gorong-gorong serta banyak pipa ATB juga disitu" Bebernya

Sementara itu, Husein selaku Lurah Buliang ketika ditanya terkait banjir yang menimpa warga perum Kodim setiap hujan datang mengatakan bahwa hal itu sudah tidak menjadi masalah lagi sebenarnya, namun pihaknya masih tetap memperhatikan atau memantaunya.

"Kalau sebelum dikorek kemarin, memang hampir semua rumah warga terkena banjir, namun setelah dilakukan pengorekan respon warga bagus kok. Ini tinggal pemasangan batu miring saja dan itu sudah diajukan ke Pemko Batam" Jelasnya.

Ketika ditanya berapa jumlah rumah yang diduga menjadi pemicu terjadinya banjir tersebut, Ia mengatakan sekitar 41 rumah dan sudah pernah dirapatkan.

" Bulan Juni banjir pertama, Walikota datang untuk memantau. Dan hasil rapat kemarin warga tidak masalah kalau dapurnya di bongkar, namun dengan syarat yang diberikan warga yakni perlebar jembatan dulu, baru kalau banjir lagi warga mau membongkar dapurnya" Ungkapnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot