Pelatihan dan Bimbingan Nilai Suri 2016 Berlangsung Meriah - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com


Post Top Ad

Selasa, 22 November 2016

Pelatihan dan Bimbingan Nilai Suri 2016 Berlangsung Meriah

Batam,Buruhtoday.com - Penutupan kegiatan bimbingan dan keterampilan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam berlangsung meriah. Selain ucapan perpisahan penutupan juga memberikan kesan tersendiri bagi peserta yang telah dididik.

UPT Panti Rehabilitasi Sosial Nilam Suri tahun ini telah memberikan bimbingan dan keterampilan terhadap 60 PMKS yang dibagi dalam tiga tahap, seperti las dasar di PT Louis Alain, Batam Center. Kemudian pembinaan TOT Alat Permainan Edukatif (APE).

Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinsos dan Pemakaman Kota Batam, Yubahar dalam sambutanya, mengatakan, UPT Nilam Suri memiliki fungsi strategis. Tugas dan tanggungjawab mencegah timbulnya permasalahan bagi PMKS khususnya di Kota Batam.

“Dengan melakukan deteksi dan pencegahan serta melakukan rehabilitasi sosial untuk memulihkan rasa percaya diri dan tanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga. Dan meningkatkan kemampuan kerja fisik dan keterampilan yang dibutuhkan,” ujar Yubahar, pada acara penutupan kegiatan di Pendopo Nilam Suri, Selasa (22/11).

Bimbingan dan las dasar diperuntukkan memberikan pengetahuan dan keterampilan peserta agar nantinya dapat mengetahui dasar-dasar pengelasan yang baik serta dapat membuat penerima layanan menjadi mandiri.

Sementara untuk TOT APE diberikankan kepada trainer agar mempunyai kemahiran pengetahuan dan keterampilan yang nantinya dapat diberdayakan sebagai instruktur bagi PMKS sendiri di UPT PRS Nilam Suri.

PMKS untuk pelatihan las sendiri diambil dari anak jalanan, anak putus sekolah maupun dari masyarakat hinterland tanpa keahlian.

Walikota Batam HM Rudi dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Raja Kamurulzaman menuturkan, pemerintah setiap tahun dipastikan memberikan pelatihan kepada PMKS ini. Hanya memang terbatas, sehingga dicari-cari benar-benar membutuhkan.

“Supaya memberikan kemampuan untuk perubahan yang lebih kedepannya,” ujarnya. 

Namun demikian, lanjut dia, bantuan atau program-program pemerintah perlu dukungan semua pihak. Karena permasalahan PMKS ini diperlukan penanganannya multi dimensi.

“Perlu penangangan multi dimensi, seperti kesehatan, ekonomi, hukum. Karena itu dukungan segala pihak agar lebih baik dan berkualitas,” katanya. 

red/ MCB