Home » » Pasokan Ikan Terhenti dari Jawa ke Bitung, Ribuan Buruh Terancam PHK

Pasokan Ikan Terhenti dari Jawa ke Bitung, Ribuan Buruh Terancam PHK

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Rabu, 19 Oktober 2016

BITUNG - Walikota Bitung Maxmiliaan Jonas Lomban di Manado mengatakan sejak dihentikannya pasokan ikan dari jawa mengakibatkan ribuan buruh terancam pemutusan hubungan kerja(PHK). Pasalnya 56 pabrik unit ikan di Bitung berhenti.

"Sehingga ini mengancam terjadinya PHK, otomatis angka pengangguran akan meningkat," ujar Maxmiliaan Jonas Lomban, Rabu (19/10/2016) di Manado.

Ia menjelaskan, ribuan buruh yang bekerja di sektor perikanan Kota Bitung, Sulawesi Utara tersebut akan menambah angka pengangguran.

"Sudah berbagai upaya dilaksanakan pemrintah kota Bitung bersama para penggiat perikanan agar Kementrian Kelautan Perikanan mencabut moratorium 56 dan 57 tahun 2014," katanya.

Menurut Maxmiliaan, PHK massal itu dapat mengakibatkan secara signifikan kemiskinan massif serta menurunkan tingkat perekonomian masyarakat Kota Bitung. Meskipun pihaknya terus berjuang mengambil langkah-langkah untuk memajukan kembali sektor perikanan di Kota Bitung.

"Bahkan hasil seminar kerja sama dengan salah satu partai berkaitan dengan sektor perikanan hasilnya sudah saya serahkan ke pemerintah pusat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Kapal penangkap Ikan Bitung, Robby Walukow membenarkan kekurangan stok ikan untuk unit produksi ikan di Bitung, karena perusahaan pemasok di Jakarta sudah ditutup.

"Mudah-mudahan pemerintah pusat melihat penderitaan masyarakat, karena tidak semua warga yang bekerja di sektor perikanan adalah nelayan, tetapi banyak buruh yang bekerja di perusahaan-prusahaan atau pabrik ikan terancam PHK," pungkasnya.


red.
(sumber REPUBLIKA.CO.ID)
Share this post :

Facebook Comments