Home » » Halliburton Kembali PHK 5000 Karyawannya

Halliburton Kembali PHK 5000 Karyawannya

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Jumat, 26 Februari 2016

Foto : Int
Buruhtoday.com -  Jatuhnya harga minyak dunia selalu menghatui para pekerja dibidangnya. Pasalnya harga minya dunia hingga saat ini belum juga mengalami kenaikan.

Seperti perusahaan Halliburton, salah satu perusahaan penyedia layanan penambangan minyak kembali mengeluarkan pengumuman akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 5.000 orang karyawannya dengan alasan untuk dapat bertahan di tengah jatuhnya harga minyak dunia.

Sejak tahun 2015 lalu, Halliburton sudah memangkas 25 persen dari total karyawannya. Penurunan harga minyak dunia hingga 70 persen sejak pertengahan tahun 2014 telah memukul bisnis Halliburton.

"Pengurangan jumlah karyawan ini perlu dilakukan di tengah lingkungan pasar yang menantang," terang Halliburton dalam keterangan seperti dikutip dari BBC, Jumat (26/2/2016).

Dengan keputusan tersebut, Halliburton akan mengurangi jumlah karyawan hingga separuhnya menjadi 27.000 ketika rencana PHK telah seluruhnya terealisasi.

Namun demikian, Halliburton bukan satu-satunya perusahaan minyak yang terpaksa memangkas jumlah karyawan.

Menurut data Graves & Co, secara global, lebih dari 258.000 tenaga kerja di sektor migas mengalami PHK.

Saat ini, Halliburton pun tengah menunggu restu regulator Amerika Serikat untuk membeli perusahaan pesaingnya, Baker Hughes dengan nilai investasi mencapai 26 miliar dollar AS.

sumber Kompas.com
Share this post :

Facebook Comments