Home » » Gerebek Gelper, Pengusaha Tuding Polisi Ganggu Investasi Batam

Gerebek Gelper, Pengusaha Tuding Polisi Ganggu Investasi Batam

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Senin, 21 September 2015

Batam,Buruhtoday.com - Penggerebekan lokasi arena gelanggang permainan (Gelper) Game Zone Center, Nagoya yang dilakukan jajaran Polresta Barelang mendapat reaksi dan kritikan dari kalangan pengusaha di Batam.
 
Kalangan pengusaha menuding tindakan penggerebekan yang dilakukan Polisi tersebut terkesan berlebihan karena menurunkan puluhan personel bersenjata lengkap ke lokasi.

“Kalau caranya begini, investor makin takut tanamkan uangnya di Batam,” ujar salah satu pengusaha yang sudah lama menggeluti usaha gelper di Batam, Sabtu(19/9/2015) kemarin malam dilokasi penggerebekan gelper Game Zone Centre.

Salah satu pengusaha yang namanya tidak mau disebutkan ini mengatakan bahwa aparat kepolisian sebagai penegak hukum seharusnya bertindak sebagai pengayom masyarakat dan tidak terkesan menunjukkan arogansi dan ego sektoral.

“Ketika penegak hukum tidak bertindak sebagai pengayom, apa yang akan terjadi?” ujarnya.

Diungkapkannya bahwa untuk membuka usaha gelper di Batam prosesnya tidak mudah dan butuh modal yang tidak sedikit.

“Kita harap Polisi bisa lebih profesional dan jangan terkesan sengaja mencari-cari kesalahan pengusaha saja,” pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan pengusaha gelper lainnya. Ia menyayangkan penggerebekan yang dilakukan Polisi ini tanpa didampingi pihak BPM-PTSP Batam selaku pemberi izin.

“Modelnya hampir sama dengan peristiwa sebelum-sebelumnya yang dilakukan Polisi, yakni dengan menugaskan petugas berpura-bura sebagai pemain. Kalau caranya masih seperti ini, pengusaha semakin takut untuk berinvestasi di Batam,” ujarnya sambil memastikan agar namanya juga tidak dipublikasikan.

Diberitakan sebelumnya puluhan personel kepolisian dari Polresta Barelang menggerebek lokasi game elektronik atau akrab disebut gelper Game Zone Centre yang berada disimpang lima, Nagoya, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu(19/9/2015) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kedatangan puluhan Polisi bersenjata lengkap tersebut sontak saja membuat pemain dan karyawan gelper milik grup pengusaha ternama di Batam ini menjadi kocar-kocir berhamburan keluar lokasi yang berada dilantai 2 bangunan ruko tersebut.

Pantauan dilapangan, tidak lama setelah polisi melakukan penggerebekan, puluhan pemain dan karyawan yang ada langsung diamankan kedalam 2 truk dan diangkut ke Mapolresta Barelang untuk dimintai keterangan. (Red/Amok)
Share this post :

Facebook Comments