Ribuan Masa Tuntut BP Batam Keluarkan Legalitas 33 Kampung Tua - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com


Post Top Ad

Jumat, 01 Mei 2015

Ribuan Masa Tuntut BP Batam Keluarkan Legalitas 33 Kampung Tua

Batam,Buruhtoday.com -  Warga yang tergabung di 33 kampung tua Batam melakukan unjuk rasa di lapangan Engku Putri Batam center, Mereka menuntut agar BP Batam segera mengeluarkan legalitas seluruh kampung tua yang ada dikota Batam.Kamis(30/4/2015).

Meskipun hujan yang menguyur kota Batam dari pagi hari, tidak menyurutkan semangat ribuan massa untuk memperjuangkan kampung tua yang mereka tempati selama puluhan tahun, masa mendesak agar BP Batam segera keluar dan menyelesaikan legalitas kempemilikan yang sah.

“Kampung tua adalah hak kita, kita tidak meminta, tapi BP Batam harus mengembalikannya pada masyarakat,”kata salah satu orator  mewakili dari kampung tua Tanjunguma.

Momentum Hari Marwah II Kampung Tua Batam yang jatuh pada tanggal 30 April ini pun digunakan untuk mememinta BP Batam selaku pemegang kuasa lahan di kota  Batam segera menemui masa yang ada dilapangan Engku Putri.

Salah satu pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) meneragkan bahwa dari 33 titik Kampung Tua yang ada berdasarkan usulan Rumpun Khasanah Warisan Batam (RKWB) tersebut baru 7 titik yang disepakati BP Batam.

"Seperti kita tahu hanya tujuh kampung yang disepakati. Sedangkan 26 kampung masih tanda tanya‎."kata Ketua Kehormatan LAM, Machmur Ismail.

Menurutnya kampung tua sudah disepakati tidak ada lagi pengurangan,namun kenyataan masih ada juga kampung di eliminir habis yakni Tanjung Buntung, Teluk Nipah dan Bengkong Laut.

"Nih maksudnya apa? Kitakan sudah sepakat 33 titik kampung tua, harusnya nggak ada lagi yang dikurangi. karena Itu sudah perjanjian," Tegasnya.

Sementara Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan saat menemui ribuan masa berjanji bahwa pihak akan menuntaskan permsalahan kampung tua tersebut dalam 3 bulan ini, dan meminta BP Batam mengabulkan permintaan masa yang mengesahkan legalitasnya.

"Saya berjanji akan menuntaskan permasalahan ini dalam waktu 3 bulan ini."ujarnya. (Orin. H)