Home » , , » UMK 2015 : FSPMI Bintan Lakukan Aksi Blokade Jalan Kawasan Indutri Bintan

UMK 2015 : FSPMI Bintan Lakukan Aksi Blokade Jalan Kawasan Indutri Bintan

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 20 November 2014

TanjungUban,Buruhtoday.com - Massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan melakukan aksi demo dengan meblokade ruas jalan masuk di Kawasan Industri Bintan ( KIB) Lobam. Akibat dari aksi tersebut ratusan buruh lainnya tidak dapat masuk bekerja.

Blokade yang dilakukan dengan melintangkan dua unit mobil, di mana sekitar 400 buruh berunjuk rasa di jalan. Mereka menuntut UMK 2015 naik sekitar 30 persen dari UMK 2014 sehingga menjadi Rp 2,9 juta. Sementara hasil rapat Dewan Pengupahan Kabupaten diusulkan sekitar Rp 2.372.000.

Demonstrasi yang dilakukan sejak pukul 06.00 awalnya dilakukan di depan pos 1 kemudian bergerak ke arah jalan BCI sebelum pos utama masuk KIB Lobam. Imung, seorang pekerja perusahaan di KIB Lobam saat diwawancarai di salah satu rumah makan di Desa Teluksasah mengatakan bahwa dirinya tidak bekerja karena tidak bisa masuk ke lokasi perusahaan karena bl-okade tersebut. Alhasil ia bersama rekan lainnya yang naik mobil yang sama tidak bisa masuk untuk bekerja.

“ Tidak bisa masuk mas, mau gimana lagi, palingan gaji di potong,” ujarnya kepada wartawan.

Soni, pekerja lain di perusahaan perkapalan di Lobam juga mengakui, ia belum masuk kerja hingga pukul 12 siang karena blokade tersebut. Biasanya pria berbadan kurus ini sekitar pukul 7 pagi sudah berada di tempat kerja.
 
“ Kita telat karena tidak bisa masuk. Ada sih yang menggunakan motor menerobos satu per satu, namun kita yang diangkut kendaraan mobil ya mau gimana,” jelasnya.Ia menambahkan bahwa telat masuk kerja karena blokade jalan, sedangkan untuk sweeping tidak ada.

“ Banyak yang tidak masuk kerja, mas lihat saja sendiri mereka ada yang makan dan duduk di warung makan serta ada juga yang datang ke rumah temannya karena memang tidak bisa masuk ke kawasan,” tambahnya.

Sementara itu, aksi demo tersebut berjalan normal. Kepala Bagian Operasi Polres Bintan Kompol Sukmayadi yang diwawancarai mengatakan bahwa pihaknya menurunkan sekitar 300 personel polisi, 1 pleton dari Brimob Polda Kepri, 2 pleton  dari Dalmas Polres Tanjungpinang dan 4 pleton dari Polres Bintan.

“ Sejauh ini aksi demo berjalan wajar, tidak ada kerusuhan, kondisi hujan juga membuat suasana kondusif dan jumlah buruh tidak terlalu banyak sebagaimana dalam laporan mereka. Untuk pengamanan di dalam kawasan industri juga ditempatkan 10 personel dengan senjata lengkap laras panjang. Hal ini karena Lobam sudah termasuk objek vital yang langsung ditangani oleh divisi objek vital Polda Kepri,” terangnya. (Tanjungpinangpos).
Share this post :

Facebook Comments