Home » , » KSPSI Kepri Terus Adakan Pelatihan K3 Dasar Terhadap Pekerja Batam

KSPSI Kepri Terus Adakan Pelatihan K3 Dasar Terhadap Pekerja Batam

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Minggu, 09 Maret 2014

Batam,Buruhtoday - Seminar pelatihan K3 Dasar yang diselenggarakan DPD SPSI Provinsi Dan DPC K-SPSI Kota Batam yang juga bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker provinsi,dan HAI center telah melahirkan angkatan K3 dasar yang ke V, dimana peserta yang menghadiri seminar tersebut merupakan karyawan dari berbagai Perusahaan yang ada Kota Batam, Sabtu (08/04/2014).

Acara seminar pelatihan K3 dasar tersebut bertujuan untuk menciptakan para pekerja yang ada di kota batam untuk memahami betapa pentingnya keselamatan,kesehatan kerja pada saat melaksanakan aktifitasnya bekerja didalam perusahaan.Seminar yang diselenggarakan di Rusun Lancang Kuning, Jodoh - Batam ini merupakan angkatan yang ke V,dimana seminar ini dilakukan setiap sabtu.

Setia Putra Tarigan yang juga Ketua DPC F SP NIBA Kota Batam saat membuka seminar itu mengatakan dalam sambutannya ‘sudah saatnya seluruh pekerja/buruh bersatu untuk mewujudkan Kota Batam sebagai Kota pekerja yang sejahtera, dimana selama ini Tarigan sangat prihatin terhadap perusahaan yang tidak menjalankan aturan undang-undang tenaga kerja yang berlaku’ katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh pengurus DPD KSPSI Provinsi Kepri ‘ Antonis ‘ menyampaikan kepada seluruh peserta agar memahami undang undang ketenagakerjaan dan mengharapkan agar seluruh masyarakat dan pekerja setelah mengikuti seminar K3 dasar ini menjadi pintar. Antonius juga menghimbau pada peserta agar dapat melihat sosok pemimpin yang benar benar bisa berjuang membawa perubahan dalam bidang ketenagakerjaan bukan hanya sedekar berjanji dalam menghadapi pemilu 2014 pada bulan april mendatang.

Robert Siregar sebagai juru pembicara dari Disnaker Provinsi Kepri juga Menghimbau kepada seluruh pekerja khususnya peserta yang menghadiri acara seminar K3 dasar tersebut agar mengerti tentang yang dimaksudkan dengan K3 dasar ( keselamatan kesehatan kerja ), dan  menerangkan bahwa pekerja itu wajib menerima alat pelindung diri dari pihak management tempat perusahaan bekerja untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya tingkat kecelakaan dalam bekerja. Karena alat perlindungan dalam bekerja tersebut disediakan oleh perusahan secara gratis tanpa di pungut biaya apapun sesuai dengan keputusan undang undang nomor 14 tahun 2004.
 
Saat Robert menjelaskan tentang alat pelindung kerja, peserta langsung menghujani pertanyaan kepadanya, sehingga Robert pun sempat bingung untuk menjawab, dimana pertanyaan yang diberikan peserta diantaranya  perusahaan yang menyediakan alat perlindungan dalam bekerja yang menggunakan produk yang kurang baik,yang belum memiliki standarisasi,dan adanya sistem rassisme dalam perusahaan.

Hal tersebut membuktikan bahwa pemerintah melalui Disnaker Kota batam masih lemah dari segi kepengawasan terhadap perusahaan di seluruh kota batam.

maka dari itu perwakilan dari HAI Center juga ikut memberikan pengarahan tentang pelatihan K3 dasar tersebut.

 Perwakilan HAI center ‘ Sahnan Purba ‘ wakil dari Djasarmen Purba  memaparkan bahwa standarisasi perlindungan untuk pekerja dan sikap dalam dalam bekerja yang menggakibatkan sering terjadinya keselakaan kerja. Diantaranya :

1.    Andanya karyawan yg sering mengambil jalan pintas dlm bekerja
2.    Adanya percaya diri yg berlebihan oleh pekerja sehingga sering menyepelekan aturan dlm kerja
3.    Adanya ketidak rapian dalam bekerja
4.    Tidak memperdulikan prossedur kerja
5.    Memulai pekerjaan dengan prosedur yang tidak tuntas
6.    Adanya gangguan dalam bekerja oleh pekerja yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja seperti adanya masalah dalam keluarga yang dibawa kedalam ruang lingkup pekerjaan.
   
Dari data yang diperoleh badan dinas perhubungan yang menyatakan tingkat kecelakaan yang sering terjadi di indonesia ,bahwa setiap 30 detik sekali terjadi kecelakaan kerja di indonesia.tingginya tingkat kecelakaan yg terjadi di indonesia mengakibatkan banyaknya pengusaha mengalihkan tempat usahanya ke negara yg tingkat kecelakaanya lebih kecil.. Dengan adanya pelatihan K3 Dasar ini diharapkan agar seluruh pekerja dan masyarakat dapat lebih memahami tentang keselamatan dalam bekerja demi menggurangi tingkat kecelakaan kerja.

Red/Nur

Share this post :

Facebook Comments