Home » » Ahirnya DPC F SP NIBA dan Brigade SPSI Berhasil Memperjuangkan Hak Karyawan PT Oz Fastener

Ahirnya DPC F SP NIBA dan Brigade SPSI Berhasil Memperjuangkan Hak Karyawan PT Oz Fastener

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 23 Januari 2014

Buruhtoday - setibanya owner perusahaan  dibatam lalu managemen  mengabulkan tuntutan buruh yang meminta agar ke 4 karyawan yang di PHK tersebut dibanyarkan serta mempermanenkan karyawan yang mengalami kontrak kerja berulang-ulang.

Setelah 1 harian melakukan aksi demo DPC NIBA dan Brigade SPSI ahirnya puas dengan hasil yang didapatkannya,meskipun beberapa kali perundingan sempat terpending karena Hrd perusahaan PT Oz Fastener (Jepri) tidak dapat mengambil keputusan,sehingga membuat situasi para buruh tambah emosi disore tadi memanas.dan juga owner perusahaan yang baru saja tiba dari Singapore belum juga memberikan kepastian. sehingga pihak dari kepolisian meminta pada owner melalui managemen agar segera megambil keputusan yang pasti untuk menjaga emosi dari buruh.lalu owner perusahaan itu mengambil keputusan untuk memenuhi tuntutan para buruh membanyarkan uang pesangon dan memproses PKWT karyawan yang masih bekerja didalam perusahaaan pada pukul 20.30 Wib malam tadi.

Dan hasil Perundingan tersebut dibuat dalam perjanjian bersama (PB) oleh pegawai Dinas Tenaga Kerja (Ratna dan Asbi) yang masih menjalan tugasnya hingga larut malam demi mementingkan pekerja.dan pembanyaran uang pesangon ke empat karyawan itu direncanakan besok (kamis 23/01) dikantor Disnaker pada pukul 11.30 Wib oleh managemen PT Oz Fastener.

Imanuel yang juga salah satu korban PHK  yang telah diperjuangkan  DPC FSP NIBA dan Brigade SPSI mengaku merasa bangga  bergabung dengan serikat pekerja SPSI,dan puas dengan hasil perundingan yang diperjuangkan rekan-rekannya tersebut.

“Saya tidak menyangka solidaritas dari teman-teman mau berjuang hingga larut malam begini untuk seluruh karyawan PT Oz fastener  “ ucapnya.

Dia juga berharap kepada perusahaan agar memperbaiki sistim managemen didalamnya, agar tidak ada lagi perselisihan antara karyawan dan managemen.jelasnya.

Namun pihak managemen perusahaan (Jepri) saat dimintai keterangan oleh awak media ini mengatakan “ besok saja ya pak, dikantor Disnaker pukul 11.30 Wib saat pembanyaran uang pesangon kepada karyawan karena sudah sudah larut malam “ ucapnya dengan wajah yang letih.

dan patauan awak media ini, para buruh membubarkan diri setelah menerima fotocopy perjanjian bersama (PB) yang diberikan pegawai Disnaker Kota Batam pada pukul 21.10 Wib.

Redakasi

Share this post :

Facebook Comments