Home » » Dunia Prostitusi Makin Terang-Terangan ,Sudah Seharusnya Jadi perhatian Pemerintah

Dunia Prostitusi Makin Terang-Terangan ,Sudah Seharusnya Jadi perhatian Pemerintah

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Selasa, 15 Oktober 2013

Batam .Buruh Today-Siapa Yang tidak kenal kota Batam,Selain kota Industri ,Batam juga di kenal dengan dunia malamnya yang sangat exksotis dan Glamour.

Karena itu,Warga Singapura dan Malaysia sangat tertarik berkunjung ke daerah ini,terutama di hari libur,Hari sabtu dan Minggu juga hari yang di tunggu oleh wisatawan mancan negara tersebut.

Tak ayal,di hari sabtu dan minggu,para pelancong kedua Negara itu berbondong-bondong masuk Batam,selain harga belanja lebih murah,juga jasa Pekerja Sex Komersial (PSK) yang menurut mereka(pelancong=red) juga murah.

Banyak pelancong atau yang lebil di kenal dengan istilah Apek Singapura masuk Batam,dimana membuat kota ini terus menambah stok jasa pekerja PSK dari berbagai daerah.

Karena banyaknya Para PSK saat ini,Menjadi momok tersendiri bagi mereka yang menjajakan diri,Para PSK tidak memandang lokasi,di mana saja mereka bisa di temukan terutama di sekitaran Jodoh.

Mereka tidak memiliki rasa sungkan untuk menawarkan diri,seperti di komplek Maritim Jodoh,para PSK sudah menjajakan dirinya  sejak Jam 7 malam dan berakhir sampai jam 5 pagi.

Banyaknya PSK di lokasi tersebut,karena di dukung oleh pemilik Ruko di komplek itu ,pemilik ruko dengan sengaja membuat skat-skat  dinding triplek berbagai ukuran dan  menyewakannya pada PSK dan hidung Belang untuk bermesum ria dengan harga sebesar Rp 10.000./ 15 menit di tambah tisu dan alat kontrasepsi.

Hampir setahun,lokasi pemukiman warga ini sudah menjadi tempat nongkrong para PSK,tetapi belum ada perhatian yang serius bagi pemerintah Batam untuk mengalokasikan tempat bagi mereka (PSK=red).

Bahkan jasa Wisma dan hotel melati di sekitaran Batam Juga ramai ,apalagi di malam minggu,silih berganti pasangan bergonta-ganti masuk kamar hotel tampa rasa malu pada siapapun,tidak bisa di pastikan,apakah pasangan itu pasangan menikah,selingkuh atau pacaran.

Dalam pemantuan Media ini,Satuan pengamanan pamong praja (sat-pol PP) kota Batam juga jarang melakukan razia ,dalam hal tersebut,seperti ada unsur pembiaran.

Dalam dunia usaha bisnis esek-esek,peluang tersebut menjadi peluang bisnis yang menjajikan,saat ini sangat banyak prostitusi berkedok panti pijat atau mases.

Salah satu komplek  Ruko Batavia di Batu Aji,satu di antara panti Pijat yang beraktivitas di lokasi itu menawarkan masaes plus-plus. pada media Seorang wanita paruhbaya yang bekerja dilikosi itu mengatakan,bahwa mases cendrung lebih mengarah praktek prostitusi.

" Iya mas, Emang berapa banyak sih yang sanggup di urut,emang enggak capek,kalau instan bisa kenapa harus capek" katanya.

Tambahnya lagi, bukan rahasia mas..semua laki-laki yang datang kemari,udah pasti tujuannya mau gituan,yah adalah satu dua orang yang benar di urut,tapi kebanyakan pilih plus-plusnya" ucapnya sambil tertwa kecil.

Setelah media ini menayankan Nama pemilik usaha tempat ia bekerja,ia enggan menjawab" enggak tau mas,saya masih baru disini " katanya.

Setelah ditanya kembali tentang ceritifikat izin Prakteknya,wanita ini juga mengaku tidak memilikinya.maraknya Prostitusi saat ini ,diduga karena banyak badan usaha yang tidak memiliki izin praktek sebagaimana diatur dalam Perda  Batam nomor 3 tahun 2003 tentang pariwisata.

(Edit- Agus Budi )
Share this post :

Facebook Comments