Home » » Sicurity Di Top 100 Batu Aji Hakimi Anak Punk Hingga Babak Belur

Sicurity Di Top 100 Batu Aji Hakimi Anak Punk Hingga Babak Belur

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Jumat, 23 Agustus 2013

Batam (PN)Terkait kasus penusukan dengan menggunakan kunci Motor ,leher seorang Petugas sicurity mengalami luka serius,yang mana pelakunya seoarang anak punk,malam itu segera diamankan,dan telah diserahkan ke pihak polisi yaitu  ke Polsek Sagulung.

Peristiwa yang terjadi di pasar swalayan batu Aji kemarin malam 21/8 sekitar jam 8.wib itu terus menjadi perhatian para awak media dan warga sekitar. warga menilai tindakan para sicurity Top 100 terhadap pelaku itu terlalu berlebihan, " masa pelaku sampai bonyok di buat satpam itu " Ucap seorang warga setempat.

Menanggapi hal perlakuan sicurity Top 100 batu Aji itu teradap pelaku,Di tempat terpisah ,Seoarang sicurity  yang bernama Sinaga (28) yang bertugas di salah satu bank ternama di Batam ini ,sangat menyangkan tindakan para rekan-rekan seprofesinya itu.

Dia juga menyatakan, bahwa para sicurity yang melakukan hal demikan apalagi main hakim sendiri,sudah sangat-sangat di sayangkan,sebab selama sebulan penuh dirinya mengaku telah menjalani  pendidikan di Mapolda Kepri tidak pernah menerima pengajaran seperti itu.

" kami se-angkatan di gelombang Ke-3,tidak pernah di ajarkan untuk memukuli orang apalagi main hakim sendiri dan secara ramai-ramai, itu namanya tidak profesional,Namanya juga orang bersalah ,bukan berarti harus di hakimi sendiri ,semua ada jalur hukumnya,kita kerjakan saja sesuai porsi kita sebagaimana yang telah pernah di ajarkan pada kita  ,jangan berlebihan,makanya ada dibilang istilah saat ini, lebih kejam yang palsu dari pada aslinya." ucapnya seperti menyindir.

Terkait pernyataan yang mengatakan istilah saat ini, lebih kejam yang palsu dari pada aslinya,Sinaga menjawab " Iya benar.. saat ini banyak perusahaan out sourcing(penyalur) yang mempekerjakan orang-orang di jasa pengamanan (sicurity) tampa di bekali pengetahuan ,saat ini banyak diantara  sicurity yang tidak mengantongi Izin atau sering di katakan dengan istilah sertifikat ,dimana sertifikat yang di maksud adalah sertifikat kelayakan untuk menjadi seorang pengaman dan pelayan Publik yang di keluarkan oleh kepolisian daerah (Polda),bisa di pastikan tidak semua memiliki hal demikian,makanya mereka sembarang sesuka hati pukulin orang, kemungkinan belum kena batunya " katanya lagi.

Disinggung  tentang  pernyataan Rizal ,Cheep sicurity di top 100 batu Aji itu yang mengatakan, bahwa terjadinya pemukulan yang dilakukan anggotanya terhadap pelaku yang bernama Budi (20) itu,semata-semata hanya menunjukan rasa solidaritas sesama sicurity. dan bahkan sicurity pegadaian yang berada di depan Polsek Sagulung juga mendukung aksi perlakuan para sicurity top 100 yang menghakimi pelaku.

" Ya saya sendiri setuju bang,siapa yang enggak emosi teman kita di aniaya,kita tahu sendiri ,anak punk itu bukan sendiri ,mereka banyak bahkan gerombolan ,kalau di beri peluang, mereka akan menginjak kita,makanya sekali di beri pelajaran. " ucap sicurity pegadaian tersebut.

Menjawab hal tersebut,Sinaga berpendapat," setiap orang berhak berpendapat,tapi jangan salah, dari tindakan kita, orang bisa menilai sampai di mana kemampuan kita dalam menjiwai profesioanalisme kita dalam bertugas.

Agar tidak terjadi hal demikian,Sinaga berharap,setidaknya pihak Polisi dari Polda  kepri rutin merazia para sicurity yang tidak mengantongi izin oprasional atau bersertifikat.

(by : Surat kabar umum Palapa Nusantara)




Share this post :

Facebook Comments