Home » » PT.Hans qkas inspectindoTidak Mengikuti Prosedur Keselamatan Kerja.

PT.Hans qkas inspectindoTidak Mengikuti Prosedur Keselamatan Kerja.

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Sabtu, 13 Juli 2013

Batam, Buruhtoday- Perusahaan Radiography testing (x-Ray) tidak mengikuti prosedur keselamatan kerja dilokasi, dimana lokasi tersebut ditepi jalan umum dan rambu-rambu tanda kerja. Safety atau  PPR (petugas proteksi radiasi) tidak ada dilokasi lapangan.13/07/2013.

Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Radiography testing dibatam tidak mengindahkan prosedur keselamatan kerja,perusahaan tersebut dengan beraninya memberikan ijin bekerja pada karyawan tanpa dilengkapi petugas proteksi radiasi (PPR) yang bertugas sebagai safety yang mengawasi lokasi ditempat kerja.

Perusahaan NDT ( Non Destructive Test) PT.Hans qkas inspectindo yang beralamat dilegenda malaka batam center merupakan salah satu perusahaan NDT yang memenangkan thender dari PGN  (Perusahaan gas Negara ), namun perusahaan tersebut malah mempekerjakan karyawan tidak sesuai dengan prosedur keselamatan kerja.

Yang lebih parahnya lagi, karyawan tersebut juga tidak menggunakan rambu-rambu tanda bekerja seperti tali tanda radiasi,papan radiasi,dan lampu tanda radiasi.

Hal ini sudah tentu sangat membahayakan kepada masyarakat umum yang melakukan aktifitas didekat lokasi yang mereka kerjakan. dimana lokasi tersebut dipinggiran jalan umum,sudah pasti masyarakat banyak yang melintas.
.
Saat awak media ini menyapa salah satu karyawan yang sedang bekerja dilapangan dan mempertanyakan mengenai siapa petugas yang bertanggung jawab dalam pengerjaan dilokasi dan mengapa tidak dilengkapi rambu-rambunya .lalu karyawan tersebut terlilhat seperti gugup menjawab awak media ini dan mengatakan,

‘saya tidak tau pak,,,kami hanya pekerja subcon dari PT.Han’s  karena pihak perusahaan ini menggunakan alat kerja dan operator dari PT.Ocenering, dan kami hanya ditugaskan oleh perusahaan untuk mengoperasikan alat Crawler ini saja.ucap karyawan itu yang namanya tidak mau disebut.

kalau mengenai masalah rambu-rambu tanda bekerja dan PPR (petugas proteksi radiasinya) itu saya tidak tau, silahkan tanya langsung pada karyawan PT.Han’s yang memperkerjakan kami, memang yang saya tau disetiap ada pengerjaan X-ray harus selalu didampingi petugas safety PPR nya yang menagawasi dilokasi kerja,ucap karyawan itu.

saat awak media ini kembali mempertanyakan mengenai rambu-rambu tanda pengerjaan radiasi dan safety PPR kepada Heri salah satu karyawan dari PT.Hans qkas inspectindo.

 Heri mengatakan kalau pekerjaan ini tidak terlalu berbahaya, kalau alat kerja yang kami gunakan ini namanya Crawler,dan alat ini menggunakan radiasi kecil dan tidak berbahaya pada siapapun baik pada pekerja maupun masyrakat. dan mengenai rambu-rambu serta safety PPR silahkan saja tanya sama atasan saya.ucapnya

Saat awak media ini meminta ijin untuk mengambil foto pada saat karyawan bekerja, Heri yang pada saat itu juga langsung menghubungi supervesornya (Mohlidin) dan melaporkan bahwa ada media yang mempertayakan pengerjaan dilapangan dan mengambil foto, lalu Heri memberikan HP miliknya tersebut kepada awak media ini,

sontak awak media ini terkejut mendengar  Mohlidin selaku supervesor perusahaan tersebut berkata dari Hp milik Heri,
‘kalau bapak mau bertanya mengenai rambu-rambu tanda kerja dan safety PPR, silahkan datang kekantor kami,biar saya ajari kamu ‘ katanya dengan nada yang arogan rabu kemarin 10/7/2013. (red)

PT.Hans qkas inspectindo merupakan salah satu perusahaan NDT ( Non Destructive Test) dibatam yang telah berhasil memenangkan tender dari PGN (Perusahaan gas Negara) yang memetingkan diri sendiri tanpa memperdulikan efek dari X-Ray kepada masyakat.

(Red /Tuahdin ).
Share this post :

Facebook Comments