Buntut Sikap WF yang Tak Mau Damai, Kuasa Hukum Nani Kasiani Ancang-Ancang Lapor Polisi - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Selasa, 28 April 2026

Buntut Sikap WF yang Tak Mau Damai, Kuasa Hukum Nani Kasiani Ancang-Ancang Lapor Polisi


BATAM – Perseteruan hukum seputar penguasaan anak di Kota Batam kian memanas. Kuasa hukum Nani Kasiani resmi melayangkan Surat Teguran Hukum/Somasi II kepada seorang perempuan berinisial WF tertanggal 22 April 2026—dan kini mengancam akan membawa kasus ini ke jalur pidana jika somasi kedua kembali diabaikan.


Surat tegas itu diterbitkan oleh Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Rio Fernando Napitupulu, S.H., M.H., yang berkantor di Batam Centre. Dalam surat tersebut, kuasa hukum menyayangkan sikap pihak WF yang dinilai tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, meskipun somasi pertama telah dilayangkan sebelumnya.


Akar persoalan keberadaan seorang anak bernama N.Q. (Nurzara Qaisyah). Menurut kuasa hukum, hingga saat ini anak tersebut tidak berada dalam pengasuhan maupun pengawasan pihak yang menerima somasi (WF). Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan, terutama karena anak tersebut disebut sudah tidak masuk sekolah dan berpotensi mengalami penelantaran di bidang pendidikan.


Bahkan, pihak sekolah dikabarkan telah mengeluarkan panggilan resmi agar N.Q. segera kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar. Tak hanya itu, kuasa hukum juga menduga adanya upaya pemindahan anak ke luar daerah tanpa sepengetahuan dan persetujuan klien mereka—sebuah dugaan yang menjadi salah satu poin kunci dalam somasi kali ini.


Menyusul seriusnya persoalan tersebut, kuasa hukum turut mencantumkan sejumlah ancaman pidana dalam somasi, antara lain dugaan penculikan anak, penelantaran anak, hingga penipuan. "Apabila persoalan ini tidak segera diselesaikan, kami tidak akan ragu menempuh jalur hukum pidana maupun perdata," demikian bunyi tegas surat tersebut.


Meski pintu penyelesaian secara kekeluargaan masih terbuka—dengan kesempatan bagi WF untuk segera mengembalikan anak tersebut—ancaman langkah hukum akan segera dijatuhkan jika somasi kedua kembali tidak diindahkan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak WF terkait tuduhan maupun ancaman hukum yang disampaikan. Sengketa ini pun diprediksi masih akan berlarut-larut jika kedua belah pihak tidak kunjung menemukan titik temu.


(tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar