Home » » Ini Klarifikasi PT Sergap 17

Ini Klarifikasi PT Sergap 17

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Sabtu, 30 Juli 2016

Batam,Buruhtoday.com - Terkait kasus dugaan penggelapan Jaminan Kematian(JKM) almarhum Rofinus Moa, Kuasa Hukum PT Sergap 17, Niko Nixson Situmorang menyatakan bahwa istri korban yang meminta penutupan BPJS Ketenagakerjaan.

"Pertengahan April istri korban yang minta perusahaan meng-close BPJS tersebut. Saat itu klien kami masih melakukan pembayaran sampai bulan Februari, sementara bulan Maret masih dalam proses," ujar Niko,Sabtu(29/7/2016) di Batam Center.

Niko mengatakan, saat istri korban ke BPJS namun datanya ditolak. Dan ketika itu, staf BPJS  menjelaskan agar menunggu sampai pembayaran terus dilanjutkan hingga habis kontrak kerja bulan Mei 2016.

Dan dibulan Mei PT Sergap 17 melakukan penginputan ulang sehubungan kartu anggota korban telah dinonaktifkan. Akan tetapi tidak bisa dilanjutkan karena NIK KTP almarhum tidak valid dimana KTP korban masih tahun 2012 dan belum pernah diperbaharui, serta KK terdapat cacat karena ditulis tangan.

"Saat itu staf klien kami menghubungi istri almarhum untuk menanyakan KTP dan KK, dan jawaban istri korban, oh ya..nanti saya antarkan. Kami menunggu namun tidak diantarkan," jelasnya.

Pertengahan Mei istri korban meminta kartu BPJS yang belum dibayarkan. Namun KPJ tersebut sudah tidak ada di PT Sergap 17 sehubungan dengan kepesertaan awal September 2013.

"Nah, pada 25 mei staf klien kami membantu mencetak KPJ No.13031910832 punya pak Rofinus, namun tidak bisa tercetak karena data NIK tidak valid, dan kami akhirnya menggunakan SIM korban," bebernya.

Niko menambahkan, pada Juni lalu klienya menginput ulang menggunakan NIK yang tidak valid. Dan klien kami di bulan April tetap melakukan pembayaran rapel dari bulan yang terlewatkan.

"Gara-gara NIK tidak valid itu, sempat terjadi perdebatan antara keluarga korban dengan klien kami pada akhir Juni lalu," tuturnya.

Hingga pada akhirnya, bulan Juli 2016 KPJ korban dengan No. 16026576989 diterbitkan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Saat itulah klien kami langsung menginput untuk membayar periode Mei atau bertepatan habisnya kontrak kerja pak Rofinus. Artinya tugas klien kami selesai dan kami berniat baik," pungkas Niko.  (Baca : PT Sergap 17 Diduga Gelapkan JKM Almarhum Karyawan

(tim)
Share this post :

Facebook Comments