Hingga Besok, Puluhan Karyawan Onna Batam Masih Gelar Aksi Mogok Kerja - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Kamis, 17 September 2020

Hingga Besok, Puluhan Karyawan Onna Batam Masih Gelar Aksi Mogok Kerja


BATAM - Sebanyak 30 orang karyawan PT Tunas Interior Batam (Onna) yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Batam kembali melanjutkan aksi mogok kerja di depan Perusahaan. Sebelumnya pada tanggal (14/9/2020) kemarin aksi mogok kerja sempat dihentikan karena permintaan perusahaan untuk dilakukan mediasi.


"Karena tidak ada hasil mediasi, jadi kami melanjutkan aksi mogok kerja ini sampai besok," Ungkap Tambunan, salah satu karyawan, Kamis (17/9/2020), didepan perusahaan.


Tambunan menjelaskan, bahwa permasalahan yang terjadi berawal dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak pada 6 orang karyawan pada bulan Mei 2020, lalu. Kemudian terjadi lagi PHK di awal Juli 2020, sampai adanya 4 orang karyawan yang juga pengurus PUK SBSI yang dirumah kan dengan alasan covid-19.


"Setelah adanya aksi, ke 4 orang karyawan itu sudah dipekerjakan kembali. Akan tetapi, perusahaan hanya mau membayarkan 25 % upah selama 10 hari di rumahkan. Kami pun masih menolak, dan memperjuangkan hak-hak teman kita termasuk uang pesangon yang di PHK dan pembayaran penuh upah selama 4 orang rekan kita yang di rumahkan," jelasnya.


Diwaktu yang sama Rio Napitupulu SH selaku sekertaris DPC SBSI Batam yang berprofesi sebagai Pengacara menilai bahwa manajemen perusahaan mempermainkan perundingan, yang mana serikat sudah memberikan waktu untuk penyelesaian sesuai dengan kesepakatan saat bipartit. 


"Mereka (perusahaan-red) hanya mengundur waktu saja, dengan meminta Bipartit ulang," sebutnya.


Menurut Rio, sampai saat ini inti dari penyelesaian belum ada komitmen dari manajemen perusahaan, serikat sudah menyepakati penyelesaian secara kekeluargaan yang disampaikan sebelumnya.


"Bipartit ke I dan ke II, kita sudah mengedepankan perundingan secara kekeluargaan untuk menyelesaikan perselisihan hubungan industrial yang terjadi, itulah komitmen kita dari serikat," tuturnya.


Ia pun berharap agar manajemen perusahaan dapat menyelesaikan semua permasalahan ini dengan etikad baik dan tidak memberikan harapan palsu pada seluruh karyawan.


Hingga berita ini diunggah, Dapit selaku manajer PT Tunas Interior Batam belum merespon konfirmasi yang dilayangkan awak media ini melalui pesan WhatshApp. Dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) juga belum dikonfirmasi.


Editor redaksi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar