Kepala Lapas Simalungun Sebut Kaburnya Napi Narkoba di Sebabkan Minimnya Petugas Jaga - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Senin, 14 Agustus 2017

Kepala Lapas Simalungun Sebut Kaburnya Napi Narkoba di Sebabkan Minimnya Petugas Jaga

SIMALUNGUN - Kepala Lapas Kelas IIA Simalungun Yusran Saad membenarkan bahwa Napi Narkotika yang kabur (4/8) lalu.  Beruntung dalam waktu beberapa hari napi tersebut berhasil ditangkap oleh petugas sipir bawahannya yang bekerjasama dengan Sat-Brimob Polda Sumut dan juga bantuan masyarakat.

"Napi atas nama Ibnu Saputra alias Putra (26) Sudah berhasil  kita tangkap kembali. Dan penangkapan Ibnu Saputra itu dibantu sejumlah personil dari Sat-Brimob dan juga warga setempat," ujar Yusran pada wartawan, Senin (14/8/2017) diruang Portir Lapas.

Namun, saat disinggung mengenai ada tidaknya oknum yang membantu kaburnya Napi Ibnu Saputra. Yusron mengaku hingga sampai saat ini dari hasil penyidikan yang dlakukan belum mengarah kesana.

"Menurut penyidikan yang kita lakukan belum mengarah kesana. Akan tetapi kaburnya Napi A/n Ibnu Saputra disinyalir karana kelengahan para sipir yang bertugas saat itu," katanya.

Yusran menegaskan penyebab kaburnya napi Ibnu Saputra tersebut karena sudah mempelajari terlebih dahulu kelengahan dari para petugas sipir. "Empat orang anggota sipir jelas tak mampuh mempelajari 500 orang Napi yang menghuni Lapas narkoba," tegasnya.

Ia pun mengakui lagi, minimnya petugas sipir lapas narkotika saat tidak seimbang denga jumlah napi yang ada. "Anggota sipir yang dijaga ada 12 orang. Dan itu pun harus dibagi 3 shif, sedangkan kapasitas napi 500 orang, dan napi yang menempati jerusi besi sekitar 400 orang.

"Memang antara petugas jaga dengan jumlah napi yang ada sudah tidak memadai. Kita juga sudah upayakan pengajuan anggota kekantor pusat, namun hingga saat ini belum juga terealisasi. Dan alasanya pun belum kita ketahui sampai saat ini," Pungkasnya.

Dani R.

Post Top Ad

Your Ad Spot