Diduga Akibat Tekanan Kebutuhan Hidup, Buruh Bangunan Ini Gantung Diri - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 29 Juli 2017

Diduga Akibat Tekanan Kebutuhan Hidup, Buruh Bangunan Ini Gantung Diri

MAGETAN - Aksi nekat buruh bangunan ini mengakhiri hidupnya dengan mengantung diri menjadi sebuah pelajaran bagi kita semua. Pasalnya, bunuh diri merupakan bukan salah satu jalan keluar bila kita mengalami depresi akibat tekanan kebutuhan hidup.

Seperti yang dialami Danan (22) warga Dusun Kwarigan, Desa Sidorejo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di rumahnya, Jumat (28/7/2017).

Korban diketahui salah satu buruh bangunan. Diduga, ia nekat bunuh diri karena tak mampu membiayai anak dan istrinya.

"Hasil keterangan dari para saksi, korban gantung diri karena faktor ekonomi. Korban hanya bekerja sebagai buruh bangunan dan tidak memiliki penghasilan tetap. Sementara korban memiliki tanggungan istri dan satu anak," kata Kapolres Magetan AKBP Muslimin.

Menurut Muslimin, jenazah Danang pertama kali ditemukan istrinya, Nita (20), yang ketika itu hendak menuju dapur rumahnya.

Saat Nita sampai di dapur, suaminya sudah tergantung tak bernyawa. Nita kemudian memberi tahu orangtuanya mengenai kejadian tersebut dan melapor ke petugas kepolisian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Danang tewas murni karena gantung diri. Tim medis dan polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuhnya.

Atas musibah ini, keluarga telah mengikhlaskan Danang dan jenazahnya kemudian dimakamkan di pemakaman desa setempat.


Red/ sumber Kompas.com

Post Top Ad

Your Ad Spot