Alamak, Dua Buruh Menjadi Tumbal Atas Sengketa Tanah Ulayat - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 17 Januari 2017

Alamak, Dua Buruh Menjadi Tumbal Atas Sengketa Tanah Ulayat

MANGGARAI - Dua buruh menjadi tumbal dua karena saling klaim sebagai pemilik tanah ulayat di Kampung Mbehal, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) berakhir tragis. Kedua buruh tersebut tewas di tempat pada Senin, 16 Januari 2017, sekitar pukul 11.00 Wita.

Kapolres Mabar AKBP Supiyanto mengatakan, kejadian itu berawal dari pemilik lahan, Fauziah yang hendak mendatangkan alat berat dan para pekerja untuk membangun di lokasi tersebut.

Tak lama kemudian, datanglah beberapa warga Mbehal melakukan protes. Menurut mereka, tua golo (kepala suku) dari Kampung Mbehal belum membagi hak kepemilikan atas tanah tersebut.

"Mereka datang menghalang-halangi proses pengerjaan karena merasa kepemilikan sertifikat oleh Fauziah tidak sah. Sehingga timbulah keributan hingga dua orang pekerja tewas karena terkena panah dan satunya di tombak," ujar Kapolres,

Kapolres mengatakan, saat ini sudah mengamankan 31 orang yang saat itu berada di tempat kejadian. "Hingga saat ini kami belum bisa menetapkan tersangka karena masih dalam proses pemeriksaan," kata Supiyanto.

Dia menambahkan, untuk mengantisipasi adanya aksi balasan, pihaknya meminta bantuan pasukan dari Polres Manggarai dan anggota Brimob dari Ruteng.

sumber Liputan6.com

Post Top Ad

Your Ad Spot