Hore, Perusahaan Tambang Batu Bara Mulai Buka Lowongan Kerja di Samarinda - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Kamis, 08 Desember 2016

Hore, Perusahaan Tambang Batu Bara Mulai Buka Lowongan Kerja di Samarinda

SAMARINDA - Khabar gembira mulai datang bagi kaum buruh, kini harga batu bara sudah mulai membaik atau naik hingga 50%, sehingga dua perusahaan tambang batu bara mulai mengajukan lowongan pekerjaan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnakert) Kota Samarinda.

Kepala Disnaker Kota Samarinda Wasito Wasis mengatakan, di tengah kelesuhan ekonomi ada dua perusahaan tambang batu bara mengajukan lowongan pekerjaan dengan posisi jabatan driver, mekanik, dan administrasi.

Lowongan kerja sektor tambang batu bara itu untuk penempatan di Berau dan Samarinda.

"Baru-baru ini ada dua perusahaan tambang yang datang membuka lowongan pekerjaan. Itu gara-gara harga batu bara naik, lowongan yang dibutuhkan 16 jabatan. Kalau dibanding waktu harga batu bara masih jaya-jaya bisa puluhan perusahaan yang datang mengajukan lowongan," kata Wasis.

Saat jayanya batu bara tidak bisa dihitung, perusahaan yang mengajukan permohonan merekrut karyawan, atau mengajukan lowongan pekerjaan banyak.

Bahkan tanpa momen apapun perusahaan tambang merekrut tanpa memberitahu Disnaker.

"Naiknya harga batu bara belum berpengaruh di Samarinda. Ini baru mulai merangkak ke atas, tergantung dengan areal tambang itu sendiri. Untuk di Samarinda sendiri itu belum ada tanda-tanda, sekarang ini masih banyak perusahaan tambang yang berbenah, kalau toh ada peningkatan harga, mereka (perusahaan) akan menata kembali karyawannya," ujar Wasis.

Menurutnya, yang menjadi masalah saat ini adalah upah sektoral, selain UMK juga ada upah sektoral. Upah sektoral itu upah khusus untuk tambang atau unggulan, beda dengan UMK. Saat ini memang belum keluar, khusus untuk upah sektoral ini masih didiskusikan, dengan dewan pengupahan kota.

"Perusahaan tambang batu bara di Samarinda sudah banyak yang tidak aktif. Samarinda mengutamakan sektor unggulan jasa dan perdagangan. Tentunya yang dibanggakan jasa dan perdagangan. Kalau untuk pertambangan arealnya sudah habis, tidak mungkin ditambang terus, bisa jadi rumah orang yang ditambang, karena sudah banyak areal kotanya," ungkap Wasis.


red / Banjarmasinpost.co.id

Post Top Ad

Your Ad Spot