Pengusaha Resah Atas Rencana Unjuk Rasa Besar-Besaran Buruh Pada 25 November 2016 - BURUH TODAY

Post Top Ad

Your Ad Spot

Kamis, 17 November 2016

Pengusaha Resah Atas Rencana Unjuk Rasa Besar-Besaran Buruh Pada 25 November 2016

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani menyatakan beberapa pertanyaan pasca rencana aksi unjuk rasa besar-besaran buruh terjadi. Investor akan meraba dampak terburuk dari aksi demo buruh tersebut.

"Timbulkan pertanyaan, kejadian ini gimana ke depannya? Katanya ada demo lagi tanggal 25 November s/d 2 Desember 2016). Dunia ini melihat kita, apa sih yang seperti ini? Apa dampak lebih jauh?" ujarnya di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Shinta menjelaskan, investor sebelum berinvestasi di suatu negara terlebih dulu akan melihat situasi keamanan. Jika sering terjadi demo serta berakhir anarkis maka mereka akan kabur dan membatalkan investasinya.

"Konkretnya investor kalau dari asing datang, lihat keamanan dulu. Kalau mereka mau datang pun mereka akan dihalangi lalu (investasi) ditunda lagi, bisa berdampak panjang," katanya.

Ia juga sangat menyangkan aksi unjuk rasa yang akan terjadi dalam waktu dekat, sebelumnya sudah ada aksi ratusan ribu demonstran pada 4 November 2016 lalu. Sehingga, niat pemerintah untuk membuat Indonesia jadi tempat investasi bisa terganggu.

"Kalau terus-menerus bisa masalah, ini jauh dari selesai, pada 25 November demo buruh masalah UMP akan bertambah masalah. Saya sayangkan pemerintah ingin percantik Indonesia, dalam sisi lain terjadi hal ini akan ganggu iklim investasi di Indonesia," pungkasnya.

red/ sumber Sindonews.com

Post Top Ad

Your Ad Spot