Home » » Camat Sagulung Belum Mengatahui Adanya Pembangunan Tower

Camat Sagulung Belum Mengatahui Adanya Pembangunan Tower

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Jumat, 23 Oktober 2015

Batam,Buruhtoday.com- Camat Sagulung, Abidun Pasaribu mengaku belum mengetahui adanya pembangunan proyek tower provaider milik Telkomsel di perumahan Buana Raya yang saat ini sedang diributkan warga.


"Belum ada laporan ke kita, baik Lurah, warga maupun dari kontraktor." kata Abidun Pasaribu ,Jumat(23/10/2015).

 
Abidun menjelaskan , pada prinsipnya aturan khusus yang diberlakukan untuk melakukan pembangunan tower tersebut memang ada, salah satu contoh seperti persetujuan warga yang tinggal dilokasi dimana dibangunnya tower. Karena tidak menutupkemungkinan dampak dari tower cukup bahaya bagi warga seperti radiasi yang ditimbulkan nantinya.


"Izin untuk tower itu khusus, karena ada dampak radiasi yang cukup bahaya bagi warga yang tinggalnya tidak jauh dari lokasi dibagunnya tower." jelasnya.

 
Ia pun sangat menyayangkan pihak pengembang yang melakukan pembangunan tower sebalum adanya sosialisasi secara jelas dan terperinci kepada warga tentang manfaat dan dampak bahaya pada manusia yang disebabkan tower.


"Seharusnya ada sosialisasi dulu pada warga terkait manfaat dan dampaknya dibangunnya tower. Apakah berbahaya atau sebaliknya tidak berbahaya." tegasnya.


Lanjutnya lagi, permasalahan yang terjadi hanyalah masalah komunikasi yang kurang antara pemerintah setempat dan para tokoh-tokoh masyarakat. Karena kalau pihak kontraktor dan warga sudah ada kesepakatan, maka keributan pasti tidak akan pernah ada.


"Mungkin ada yang tidak transparan antara tokoh dan pemerintah setempat, ya jadi ribut lah." ucapnya kembali sebari terseyum pada awak media ini.


Saat ditanya langkah apa yang akan dilakukan pihak Kecamatan terhadap penolakan warga pada pembangunan tower tersebut, Abidun menjawab, pihaknya tidak dapat memberikan komentar terkait mediasi yang akan dilakukan, karena Kecamatan belum menerima laporan dari semua pihak terkait.


"Kami belum bisa berkomenter terkait seperti apa nantinya mediasi yang dilakukan, karena kami belum menerima laporan dari semua pihak terkait. Saya hanya bisa berharap masalah ini cepat terselesaikan." tutupnya.

Red/Amok.
Share this post :

Facebook Comments