Home » , , » Pasien BPJS Kurang Dilayani Di RSUD Embung Fatimah

Pasien BPJS Kurang Dilayani Di RSUD Embung Fatimah

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Sabtu, 18 Oktober 2014

Batam,Buruhtuday -  Pasien BPJS kelas satu yang telah menjalani operasi bedah pada bagian kaki sebelumnya di RSUD Embung Fatimah Batu Aji,hingga kini masih kesulitan mendapatkan obat suntik berupa cairan jenis "Streptomycin Injeksi" yang menurut saran Dokter Ortopedi harus di suntikan setiap hari selama 40 kali guna memberikan kesempurnaan akan pemulihan rasa sakit pada pembekakan kaki yang selama ini di derita nya.

Dari hasil keterangan yang didapat tim media ini dari nara sumber langsung (SI), pihak RSUD Embung Fatimah Batu Aji yang selama ini di harapkannnya mendapatkan obat injeksi tersebut sesuai rujukan nya dari pihak klinik di Nagoya melalui fasilitas BPJS tidak mendapatkan hasil. pasalnya obat tersebut selalu di belinya di luar RSUD dengan harga RP 113.000, bahkan parahnya saat beberapa kali disambanginya dengan kondisi yang tertatih -tatih, pihak RSUD melalui apotiknya mengatakan obat tersebut tidak ada dan tidak termasuk di BPJS.terangnya (SI).

Lanjutnya,saat menyampaikan keluhannya tersebut (16/10), SI mengatakan atas ketidak mampuannnya jika harus membelikan obat tersebut yang sudah ke tiga kali di belikannnya lewat bantuan teman sejawatnya di kos-kosan tempat tinggalnya, dan meminta tanggung jawab pihak BPJS akan kwintasi pembelian obat tersebut, sebab di akuinya dana tersebut di pinjam pada teman.keluhnya.

Sementara pihak BPJS saat di konfirmasi lewat sambungan selular " Fachrul "selaku kepala perwakilan BPJS Kesehatan Batam mengatakan jika pihak RSUD Embung Fatimah tetap mengatakan tidak adanya obat tersebut dan bahkan jika mengatakan tidak termasuk pelayanan BPJS, Dia meminta agar pasien menanyakan dulu pada counter BPJS yang berada di rumah sakit yang dimaksud.terangnya (17/10).

Hingga saat ini, pihak RSUD Embung Fatimah melalui direkturnya " Fadilah " tidak dapat di konfirmasi, bahkan humas nya sendiri pun di rumah sakit tersebut, tidak berani memberikan komentar terkait keluhan pasien BPJS tersebut, pasalnya belum ada instruksi pimpinan.

Dan pihak BPJS Kesehatan sendiri pun belum dapat memastikan akan ganti rugi dana yang sudah dikeluarkan pasien selama berobat di RSUD Embung Fatimah, sementara SI terus membayarkan iuran BPJS kelas satu melalui Bank mandiri atas bantuan rekan-rekannya di Batam.(tim)
Share this post :

Facebook Comments