Home » » Banyak Mafia Solar di Kalimantan Tengah

Banyak Mafia Solar di Kalimantan Tengah

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 26 September 2013



Kotawaringin,buruhtoday - Banyaknya truk mengantre BBM subsidi (solar) di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kumai, Kalimantan Tengah merupakan pemandangan yang lumrah. Padahal sejak beberapa bulan lalu sudah ada larangan bagi truk-truk perkebunan dan pertambangan menggunakan BBM subsidi.

Salah seorang petugas Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan banyak praktik mafia solar di Kumai, Kalimantan Tengah.

"Di Kumai, solar jadi bisnis yang menguntungkan. Di sini banyak mafianya," katanya kepada detikFinance di Kumai, Kalimantan Tengah, Senin (19/11/2012).

Menurut setiap hari solar yang dijual di beberapa SPBU selalu habis. Bahkan hanya dalam 2 jam setelah SPBU dibuka BBM solar habis. Rata-rata per hari beberapa SPBU di Kumai, Kalimantan Tengah mendapatkan jatah 10.000 liter solar.

"Misalnya SPBU buka jam 8, jam 10 solar sudah habis, harganya Rp 4.500/liter," tuturnya.

Selain itu menurutnya banyak mafia yang mempermainkan pembagian solar di Kumai, Kalimantan Tengah. Salah satu mafia itu adalah keterlibatan aparat kepolisian dalam mengatur dan membagikan solar dengan sistem 'fee' kepada mereka yang membeli.

Fenomena lain yang terlihat di Kumai, Kalimantan Tengah adalah banyak bermunculan penjual solar eceran yang menjual solar dengan harga Rp 7.500-15.000/liter.

(sumber Detik Finance.com)
Share this post :

Facebook Comments