Home » » SPBU Tembesi Sagulung Batam Manjakan Mafia Banker Solar

SPBU Tembesi Sagulung Batam Manjakan Mafia Banker Solar

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 26 September 2013

Batam,Buruhtoday – Banyaknya mobil jenis taksi dan jenis lainya mengantre BBM subsidi (solar) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU14 294 741 Jln letjen R Suprato No 21   Tembesi Sagulung),menjadi pemandangan yang unik. Padahal mobil yang mengantre tersebut adalah mobil Mafia Banker Solar yang tak tersentuh hukum.26/09/2013.

Siang  kemarin rabu 25/09/2013 pukul 12.00 wib SPBU yang berada di batu aji tepatnya disamping  SP plaza memanjakan para mafia mobil solar.

Pantauan media ini mobil-mobil yang melakukan pengisian BBM subsidi jenis solar tersebut memakan waktu  5-8 menit untuk setiap kali pengisian,lalu mobil tersebut kembali mengantre dengan cara hanya mengelilingi lokasi SPBU itu saja.

Riki Sitorus pengawas SPBU saat dimintai keterangan mengatakan pada media ini, masalah mobil yang selalu melakukan pengisian BBM solar secara berulang-ulang itu bukan urusan kita,kenapa tidak ada pihak kepolisian untuk melakukan penjagaan. namanya juga kita ini jualan siapa saja yang melakukan pembelian pasti kita layani yang penting jualan kita laku.ucapnya

Terkait berapa banyak BBM jenis solar yang masuk pada hari itu, Riki mengatakan BBM jenis yang masuk pada hari ini pukul 09.00 wib tadi sebanyak 16 ton, dan setiap melakukan pengisian untuk mobil dirinya mengaku hanya memerintahkan karyawan untuk melakukan transaksi sebesar 150 ribu/mobil. dan setiap kali pengisian memakan waktu 1,37 menit.jadi untuk penjualan 16 ton tersebut memakan waktu sebanyak 8 jam kerja.

Tiba-tiba pengawas lapangan itu mengatakan kalau SPBU tersebut milik salah satu anggota DPRD Kota Batam yang juga pemilik SPBU di tanjung piayu.

‘ kalau mau menaikan beritanya silahkan saja,biar kita tuntut nanti ‘ ucapnya dengan nada menantang.

Dan mencerikatakan sudah pernah ada wartawan yang meliput SPBU yang diawasinya saat ini.dan dirinya langsung menghubungi pemilik SPBU yang juga anggota DPRD Kota Batam itu kata Riki ‘ dan wartawan tersebut hendak mau dipenjarakan.ujar Riki

Pantauan media ini untuk penjualan BBM jenis solar SPBU tersebut sudah tutup pada pukul 14.00 wib, yang seharusnya habis pada pukul 17.00 wib seperti keterangan Riki pengawas lapangan itu.

don
Share this post :

Facebook Comments