LAPBAS Bogor Terima Laporan Warga Yang Ditipu Sales Showroom Mobil Mistsubishi - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Kamis, 11 Juni 2020

LAPBAS Bogor Terima Laporan Warga Yang Ditipu Sales Showroom Mobil Mistsubishi

"DPC LAPBAS Bogor Mediasi ke PT Batavia Bintang Berlian"

BOGOR - Salah satu warga berinisial DH melalui keluarganya bernama Gunawan mengadu ke Dewan Pimpinan Cabang Laskar Pendekar Banten Sejati (DPC LAPBAS) Kabupaten Bogor. Pasalnya, DH telah ditipu salah satu karyawan sales showroom mobil milik PT Batavia Bintang Berlian yang beralamat Jalan Raya Parung Bogor KM 19.

Setelah menerima kuasa dari DH, Ketua DPC LAPBAS, Guntur Rutangga langsung memanggil seluruh Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) untuk merapat ke sekretraiat DPC LAPBAS di jl.H.Mawi Kampung Jati Parung untuk membahas masalah yang dialami DH.

Kemudian, Guntur Rutangga memerintahkan panglima besar DPC (Tedy Ramawijaya), Dansatgas DPC (Suwandi), Ketua masing-masing DPAC wilayah Gunung Sindur, Tenjo, Nanggung, Kemang, Bojong Gede, untuk melakukan mediasi ke perusahaan yang dianggap harus bertanggung jawab atas peristiwa ini.

Sebelum berangkat, Guntur terlebih dahulu memberikan pengarahan kepada seluruh pengurus, supaya tetap kondusif dan mengedepan musyawarah untuk menyelesaikan masalah.

 "Saya meminta kepada semua anggota agar tetap kondusif. Jangan ada yg arogan. Kita hanya meminta keadilan bagi salah satu warga kita. Buktikan bahwa kita adalah ormas yang punya etika. Saya telah menunjuk setiap perwakilan dari kita nantinya untuk mediasi ke perusahaan. Yang lain boleh menunggu di luar gedung perusahaan tanpa ada keributan apalagi arogan. Tunggu kabar yang disampaikan oleh perwakilan yang saya tunjuk setelah bermediasi dengan pihak perusahaan" sebut Guntur memberikan arahan dari kantor ketua DPC kepada seluruh anggota yang akan berangkat kekantor showroom mobil tersebut, Kamis, (11/6/2020), sekitar pukul 13.15 wib.

Berdasarkan keterangan yang di terima, kata Guntur, korban DH merasa ditipu oleh oknum sales bernama Hermawati, yang mana korban telah membayar Rp 5 juta pada tanggal (12/2/2020) lalu, sesuai dengan bukti kwitansi serta SPK yang memiliki loggo perusahaan. Kemudian, berselang beberapa hari dari transaksi tersebut, oknum sales DH kembali meminta uang tambahan Rp 10 juta untuk dengan alasan untuk mempercepat proses kredit mobilnya." Ujar Guntur.

Setelah itu, DH bersama saudaranya Gunawan yang merupakan salah satu pengurus di DPC LAPBAS, mengantarkan uang sejumlah Rp 10 juta kedaerah Pamulang Tangsel, karena oknum sales tersebut mengaku dari Sub Cabang di daerah tersebut.

"Seiring berjalanya waktu, oknum sales itu tak kunjung mengantarkan mobil yang di pesan oleh DH, bahkan oknum sales tersebut beralasan bahwa uang yang diterimanya dengan total Rp 15 tersebut telah disetorkan ke atasannya." Katanya.

Lanjutnya, dan yang lebih membuat DH menjadi lebih tidak nyaman, sub kantor tempat penyerahan uang sebesar Rp 10 juta tersebut belakangan ini terlihat tutup. Dan oknum sales itu pun sudah susah untuk dihubungi.

"Hal inilah yg membuat DH melaporkan yang dialaminya kepada kita DPC LAPBAS Kabupaten Bogor., Tegasnya.

Pantauan dilapangan, eetelah mendengar arahan dari Guntur selaku ketua DPC LAPBAS, sekitar pukul 13.15 wib, seluruh pengurus dan anggota mengarah ke perusahaan showroom mobil milik PT PT Batavia Bintang Berlian.

Editor redaksi
Liputan Ram.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar