Laka Kerja PT Nigi , 1 Pekerja Tewas dan 3 Lainnya Luka-Luka - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Selasa, 05 Mei 2020

Laka Kerja PT Nigi , 1 Pekerja Tewas dan 3 Lainnya Luka-Luka


BATAM - Satu dari empat orang korban tewas mengenaskan akibat insiden kecelakaan kerja (tabung Co2) meledak di PT National Industrial Gases Indonesia (NIGI), yang berada dalam Kawasan Bintang Industri II Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. Selasa (5/5/2020), sekitar pukul 11.30 wib, siang.

Tiga korban lainnya yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah Batu Aji untuk mendapatkan pertolongan.

Sementara korban yang tewas bernama Frans Yosep Siregar (43), sebagai kepala Safety perusahaan, yang merupakan warga perumahan Jufiter Residence, Sekupang Batam itu, mengalami luka parah sehingga nyawanya tidak dapat terselamatkan saat dilarikan ke rumah sakit.

Kapolresta Barelang AKBP Purwadi Wahyu Anggoro membenarkan adanya insiden Lakakerja di kawasan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam tersebut.
”Benar, telah terjadi ledakan CO2 di lokasi PT. NIGI di Kawasan Bintang Industri II Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, yang mengakibatkan korban satu orang meninggal dunia dan tiga orang luka-luka,” Ujar Purwadi, saat dihubungi.

Berdasarkan kronologis kejadian, ungkap pihak kepolisian, dari keterangan Muhammad Razis (korban yang sekaligus saksi I), sekitar pukul 11.30 WIB, sedang berada di ruang office production dan mendengar suara ledakan yang sangat keras. Kemudian ia langsung keluar ruangan dan mencari asal ledakan.

“Ketika saudara Muhammad Razis sudah berada di luar ruangan, melihat beberapa karyawan lain diantaranya Frans Yosep Siregar (Korban), Muhammad Waluyo (Saksi II) dan Apriwandi (Saksi III) juga mencoba mencari suara ledakan, yaitu di Gedung Celinder Maintenance Centre,” tuturnya.

Sesampainya di lokasi CMC, kata Muhammad Razis, ia melihat satu keranjang yang berisi 16 buah tabung celinder CO2 sudah berantakan. Kemudian Muhammad Razis bersama dengan korban, Frans Yosep Siregar dan saksi yang lain (Muhammad Waluyo) dan (Apriwandi) mendekati arah ledakan.

“Saat korban dan saksi mendekat kira-kira dengan keranjang CO2 berjarak sekitar meter, tiba-tiba terjadi ledakan kedua dan mengakibatkan para saksi dan korban terlempar,” ungkapnya.

Purwadi menambahkan sesaat keempat korban kemudian dibawa ke rumah sakit RSUD Embung Fatimah (RSUS-EF), Batu Aji, Kota Batam untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sedangkan tiga rekannya, yang ikut jadi korban luka-luka dan kini sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD – EF Batu Aji, masing-masing adalah; Head Production PT. NIGI Muhammad Razis bin Ismail.

Editor red
Sumber Probatam.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar