Dinas Parawisata Samosir Gelar Sosialiasi Fungsi Diligilitasi Pengembangan Wisata Danau Toba - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com


Post Top Ad

Sabtu, 16 November 2019

Dinas Parawisata Samosir Gelar Sosialiasi Fungsi Diligilitasi Pengembangan Wisata Danau Toba


BURUHTODAY.COM, SAMOSIR - Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Parawisata bekerjasama dengan Institut Del menggelar sosialisasi fungsi Digilitalisasi kepada pelaku usaha untuk mengembangkan wisata Danu Toba. Jumat,( 15/11/ 2019) di hotel JTS Parbaba Kabupaten Samosir. 

Berhubung Bupati Samosir tidak dapat hadir, maka pembukaan acara sosialiasi tersebut diwakilkan Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Samosir Drs Rikardo Hutahulu M.pd, yang mana tujuan sosialisasi itu untuk pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba.

Kegiatan itu juga bekerja sama antara aksebilisasi telekomunikasi dan informasi kementrian, komunikasi dan informasi (Bakti Kominfo) dengan Yayasan Del Laguboti Sumatera Utara, serta menghadirkan beberapa narasumber seperti Traveloka, Radio Del, Bakti, Photografer Edward Tigor Siahaan, seluruh SKPD, pelaku usaha wisata dan utusan mahasiswa Del.

Kepala Dinas Pariwisata mengatakan dalam pemaparannya bahwa terkait akan pariwisata bagaimana untuk meningkatkan dan mendiskusikan akan potensi serta isu strategis usaha di peningkatan bidang promosi wisata Danau Toba.

Pihak Traveloka juga memberikan pemaparannya tehnik atau cara mempromosikan objek wisata dan mempromosikan ciri khas objek wisata di kawasan wisata Danau Toba melalui media sosial (medsos), agar wisata danau toba dapat di lihat seluruh dunia dan dapat menarik wisatawan dalam negeri baik luar negeri.

"Salah satu contoh terkait digitalisasi  dapat memosting photo-photo objek wisata alam, budaya dan makanan has di kawasan Danau Toba melalui twiter, intagram, facebook dan dapat memosting di aplikasi traveloka dengan menggunakan media sosial ini seluruh dunia, dan ini akan dapat menikmati ke indahan panorama kawasan danau toba, sehingga para wisatawan memiliki rasa ke inginan berkunjung ke kawasan pariwisata Danau Toba." Sebutnya.

Sementara itu, Edward Tigor Siahaan salah satu photografer pemasaran pariwisata memaparkan bahwa pada jaman sebelumnya sudah ada program digitalisasi mereka, dan hal itu cukup sangat sulit memperkenalkan kawasan pariwisata Danau Toba ke seluruh dunia sampai mereka bekerja keras menempelkan photo photo hasil potretan nya ke negara negara asing,
"Saya sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat dimana di area digitalisasi ini mereka sudah bisa memosting photo-photo hasil potretannya berupa alam dan adat untuk memperkenalkan objek wisata toba keseluruh penjuru dunia," sebut Edward.
Ia pun berharap kepada Pemkab Samosir dan Dinas Pariwisatanya dapat merangkul Pers, Pokdarwis, Photo Grafer, Pemandu Wisata untuk mempromosikan kawasan Danau Toba.
Untuk diketahui, kegiatan ini guna melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha pariwisata lokal dalam digitalisasi, juga meningkatkan kesiapan para pelaku pariwisata yang dapat merangkul pada pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi pembukaan program pemberdayaan komunitas masyarakat dalam digitalisasi pariwisata kawasan Danau Toba ini baru pertama kali di Kabupaten Samosir, dan akan di lanjutkan lagi ke Kabupaten Simalungun, Tobasa, Dairi, Papak Barat dan Karo. 

Editor redaksi
Liputan Togar Tampubolon


Tidak ada komentar:

Posting Komentar