KAD Diharapkan Mampu Mempersempit Ruang Gerak KKN - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com

Post Top Ad

Rabu, 09 Oktober 2019

KAD Diharapkan Mampu Mempersempit Ruang Gerak KKN

TANJUNGPINANG--Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto berharap kehadiran Komite Advikasi Daerah (KAD) Anti Korupsi Provinsi Kepri mampu memperkecil ruang gerak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di Kepri. Mengingat KAD beranggotakan orang-orang pilihan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.

Hal ini dikatakan Isdianto saat mengukuhkan KAD Kepri di aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (8/10) yang dihadiri udangan dari berbagai kalangan, baik OPD, FKPD, pengusaha, akademis, tokoh masyarakat dan sebagainya.

"Personil KAD ini luar biasa, semua berpengetahuan luas. Maka curahkan semua pengetahuan untuk Kepri. Kerja keras, kerja cerdas dan kerja tangkas. Temukan inovasi baru namun tanpa bertentangan dengan aturan hukum yang ada dengan cara memanfaatkan SDA, SDM dan semua peluang," kata Isdianto.

Isdianto juga meminta seluruh elemen masyarajat lebih waspada terhadap KKN. Dan KAD agar mampu menjaga nama Provinsi Kepri. Selain itu KAD juga agar bisa memberi pencerahan serta
mewarnai dalam membantu penegak hukum lainnya.

"KAD dalam bekerja bukan menjadi lawan penegak hukum, tetapi sebagai kawan dan pelengkap. Sehingga ruang gerak KKN semakin sempit," katanga.

Sementara itu, ketua KAD Kepri Akhmad Ma'ruf Maulana mengaku senang dengan komitmen Pemprov Kepri dalam upaya pemberantasan korupsi di Kepri. Ma'ruf juga mengajak untuk bersama-sama menutup masa lalu dan kemudian menyongsong masa depan bersama-sama.

"Menjadi ketua KAD hari ini, kami merasa seperti disiram air panas. Karena mendapat beban yang berat untuk menyuarakan anti korupsi di Kepri," katanya.

Sebagai KAD yang juga ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kepri, Ma'ruf mengharapkan agar kedepan ada kepastian hukum bagi pengusaha di Kepri, serta menolak pemberian fee dalam mengurus izin usaha dan izin-izin lainnya.

"Kami ingin terciptanya dunia usaha yang bersih di Kepri, bebas korupsi dan tidak terlibat dalam suap-menyuap dalam Kesuksesan suatu proyek. Selain itu perizinan juga cepat," harap Ma'ruf.**

Sumber : FB Sekretariat Wagub Kepri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar