Jangan Terpecah Belah, Satukan Hati dan Pikiran Untuk Membangun Provinsi Kepri - BURUH TODAY

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 27 Februari 2019

Jangan Terpecah Belah, Satukan Hati dan Pikiran Untuk Membangun Provinsi Kepri

BATAM - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, meski hingga saat ini Kepri masih aman dari berbagai gejolak, akan tetapi antisipasi tetap harus dilakukan. Menyambut pesta demokrasi pada 17 April nanti, semangat kebersamaan harus dikedepankan.

“Dalam proses demokrasi, kepada setiap kontestan agar siap menang dan juga siap kalah. Hormati apapun keputusan (akhir) serta jangan sampai kita terpecah belah” kata Nurdin saat berbincang tentang Wawasan Kebangsaan di Graha Pena, Batam, Senin (25/2/2019) malam.

Nurdin membincangkan hal itu bersama Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dan Rektor Umrah Prof Dr Syafsir Akhlus. Nurdin hadir setelah serangkaian acara di Tanjungbalai dan Tanjungbatu Kundur. Di Tanjungbalai, Nurdin meresmikan PAUD, sementara di Tanjungbatu, Nurdin hadir di Sekolah Polisi Negara.

Pada kesempatan itu, Nurdin menyampaikan bahwa sinergitas dan soliditas TNI-Polri bersama rakyat di Kepri semakin kokoh. Soliditas ini akan membuat persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI tetap kokoh.

Karena itu, Nurdin berpesan kepada masyarakat hindari penyebaran berita hoax, fitnah dan radikalisme. Karena berita hoax dan fitnah itu dapat mengadu domba rakyat dan memecah belah Bangsa Indonesia.

“Mari kita satukan hati dan pikiran untuk turut dalam pembangunan provinsi Kepri agar kesejahteraan bisa terwujud,” ajak Nurdin.

Nurdin mengajak seluruh elemen masyarakat baik dari nelayan, buruh dan berbagai sektor agar memberikan kontribusinya secara maksimal serta bergandengan tangan, bahu membahu, semangat gotong royong dan kebersamaan memberi kekuatan dalam menjaga situasi agar tetap kondusif dan aman.

Menurut Nurdin, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus membangun pendidikan. Karena secara geografis sangat strategis dan berada di perbatasan yang sangat rentan akan berbagai macam bentuk gangguan dan ancaman bagi NKRI.

“Semangat kebersamaan yang kuat dan sudah terbangun oleh masyarakatnya menjadikan Kepri sebagai miniaturnya Indonesia dengan banyak keberagaman sehingga apapun ancaman dan gesekan-gesekan baik dari dalam maupun dari luar bisa teratasi dengan bersama-sama,” kata Nurdin.

Sementara itu, Gubernur Lemhanas Agus Widjodo mengatakan, semua pihak harus membangun optimisme. Karena sesulit apapun tantangan yang ada, sesulit apapun hambatan yang ada, harus ada rasa optimisme, dan rasa harapan untuk menjadi lebih baik.

Agus juga menyampaikan bahwa generasi muda memegang sebuah peranan yang penting bagi kekuatan suatu bangsa. Pemuda ini mempunyai energi yang lebih dan mempunyai idealisme yang kuat, sehingga alangkah baiknya bila energi itu diarahkan pada hal-hal positif yang lebih bermanfaat bagi sesama manusia, membangun bangsa dan negara.

“Oleh karena itu kita harus bekali generasi muda dengan pengetahuan dan ilmu positif, terutama ideologi dan wawasan kebangsaan. Ini penting karena masa depan bangsa ini berada tangan generasi muda. Generasi muda harus cerdas dalam mengaktualisasi diri terutama dalam menghadapi ancaman radikalisme dan terorisme,” kata Agus. 

(humas) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot