Pengawasan Proyek-Proyek Pemkab Simalungun Sangat Lemah, Banyak Proyek Dikerjakan Tanpa Plang Anggaran - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Minggu, 05 November 2017

Pengawasan Proyek-Proyek Pemkab Simalungun Sangat Lemah, Banyak Proyek Dikerjakan Tanpa Plang Anggaran

SIMALUNGUN,  Perdagangan - Dipenghujung akhir tahun 2017 ini banyak terlihat proyek di Kecamatan Bandar yang terkesan dikerjakan asal jadi. Salah satu hal yang paling lumrah dapat kita lihat seperti tidak adanya papan plang yang seharusnya ada sebagaimana diatur dalam UU.

Padahal kalau dikaji pemasangan plang merupakan keharusan, karena bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengawasi setiap pelaksanaan pembangunan proyek Pemerintah dan menghindari adanya tindak pidana korupsi.

Namun, sepertinya dinas terkait Pemkab Simalungun seakan tutup mata melihat fenomena ini. Seperti yang terpantau media ini disalah satu proyek pengerjaan parit beton di Jln Gereja Perdagangan l yang di kerjakan terkesan asal jadi karena menggunakan batu padas yang masih muda.

"Iyah mas, udah proyek tanpa plang,  bahan material yang di gunakan seperti ini pula, apa ngak cepat rusak. Menghambur-hamburkan uang saja proyek ini," tutur salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditemui di lokasi proyek, sabtu(4/11/2017).

Tidak hanya itu, awak media ini juga nenyambangi proyek pengerasan (oderlak) jalan di Kelurahan Perdagangan III. Dilokasi itu juga tampak proyek pengerjaannya asal jadi, seperti pemasangan batu padasnya tampak berongga.

Seperti yang dikatakan salah satu warga setempat, Sapto menyebutkan bahwa keadaan batu bercelah besar tersebut (berongga, red) disebabkan penyusunan batu yang tidak tersusun rapi.

"Parahnya lagi bang, proyek tersebut dikerjakan oleh anak di bawah umur, jelas mereka belum berpengalaman dalam mengerjakan proyek pengerasan jalan ini," Bebernya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Pranoto selaku kepala lingkungan (kepling) saat disambangi di kediamannya sabtu (4/11) lalu, sangat menyesalkan proyek yang terkesan asal-asalan, karena menurutnya hanya membuang uang belaka dan Ia juga sempat mengecek langsung ke lokasi proyek tersebut dan memang benar tidak seperti yang di harapkan.

"Ini pemasangan batunya kurang baik, kemudian langsung disiram pasir dan tidak ada dilakukan penggilasan," Ujarnya dengan raut wajah kecewa.

Pantauan dilapangan, proyek-proyek tersebut tidak diketahui sumber dananya dari mana dan berapa besar dana pagunya serta siapa CV atau PT yang bertanggung jawab atas pekerjaan proyek tersebut karena tidak adanya plang proyek.

Hingga berita ini diunggah, belum ada satupun dari pemerintah setempat atau dinas terkait yang berhasil untuk dikonfirmasi atas adanya fenomena yang diduga merugikan negara. (tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot