Indosat Batam : Disnaker dan BPJS TK Tidak Pernah Sosialisasi Aturan Ketenagakerjaan - BURUH TODAY


Post Top Ad

Your Ad Spot

Kamis, 09 Maret 2017

Indosat Batam : Disnaker dan BPJS TK Tidak Pernah Sosialisasi Aturan Ketenagakerjaan

BATAM - Puluhan buruh tidak dilengkapai alat pelindung diri (APD) saat bekerja serta diduga tidak dicover BPJS Ketenagakerjaan. Manajemen Indosat Sekupang mengatakan Disnaker dan BPJS TK Batam tidak pernah melakukan sosialisasi tentang aturan ketenagakerjaan dan BPJS.

"Semenjak BPJS ada, tidak pernah sosialisasi. Dan Disnaker Batam juga tidak pernah melakukan kunjungan," ujar Abol dengan lantang, Kamis (8/3/2017) dilokasi proyek tepatnya di depan kantor Kadin Batam.

Abol mengaku bahwa dirinya adalah pengawas dari Indosat Batam yang bertugas mengawasi proyek galian yang dikerjakan PT Jointer Perkasa selaku pemenang tender untuk galian kabel internet Indosat.

Meski demikian, Abol menjelaskan selama ada pekerjaan proyek di Batam tidak pernah ada komplain terkait tidak adanya alat pelindung diri (APD) pada pekerja.

"Otorita saja tidak pernah komplain. Semua pekerja galian seperti ini kok. Sedangkan proyek Dinas PU saja pun, tidak lengkap," Katanya.

Ketika ditanya apakah proyek yang sedang dikerjakan didaftarkan ke jasa kontruksi BPJS Ketenagakerjaan. Abol mengaku tidak mengetahuinya, sebab dirinya ditugaskan indosat hanya untuk mengawasi pekerjaan galian saja.

"Tanya saja sama PT Jointer yang beralamat di Tiban. Mereka yang memenangkan tender pekerjaan ini, tapi saat ini, mungkin kantornya belum selesai direnovasi. Jadi kantornya dibuat di rumah," tuturnya, dengan memberi no contak pemilik PT Jointer.

Abol juga menegaskan, terkait keterlibatan pekerjaan proyek. Indosat Sekupang hanya pelaksana dan pengawas teknis untuk pekerjaan di lapangan.

"Semua tender di pusat (Jakarta-red). Kita disini hanya pelaksana saja," pungkasnya.

Hingga berita ini diunggah, pemilik PT Jointer selaku perusahaan kontraktor yang mempekerjakan pekerja luar daerah dengan tidak dilengkapi alat pelindung diri tersebut, ketika dikonfirmasi belum merespon pesan singkat (sms) untuk memberikan keterangan.

red/frans. 



Post Top Ad

Your Ad Spot