Home » » K-SPSI Batam : Kami Kecewa Pada Pemerintah Yang Terkesan Menutup Mata

K-SPSI Batam : Kami Kecewa Pada Pemerintah Yang Terkesan Menutup Mata

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Rabu, 11 November 2015

Buruh Tetap Menolak PP 78 Tentang Pengupahan 

Batam,Buruhtoday.com - Ketua DPC K-SPSI Batam, Setia Putra Tarigan merasa kecewa terhadap sikap pemerintah. Pasalnya hingga saat ini  pemerintah masih mempertahankan PP 78 tentang pengupahan dan melakukan pengesahan untuk UMK 2016.


"Kami sangat kecewa dengan pemerintah yang sampai sekarang belum juga menanggapi aksi demo buruh yang menuntut agar dibatalkan PP 78 serta meminta pengesahan UMK 2016." kata Tarigan, Rabu(11/11/2015) di ruang kerjannya, pagi tadi.

Menurut Tarigan, pemerintah pusat maupun setiap daerah memperlihatkan keegoisannya dan terkesan menutup mata atas permasalahan yang terjadi, dimana seluruh elemen serikat pekerja/buruh khususnya di Batam maupun di setiap provinsi dan kota-kota seluruh Indonesia melakukan perlawanan atas PP 78.


"Pemerintah sangat egois dan terkesan tutup mata atas permasalahan yang terjadi saat ini. Seluruh buruh sudah memperlihatkan penolakan PP 78, tapi masih saja dipertahankan. " kata Tarigan.
     
Menanggapi sikap pemerintah yang terkesan seperti menutup mata, Tarigan juga menegaskan, pihaknya sudah menerima instruksi  dari pimpinan pusat SPSI, yang rencananya pada tanggal 18-20 November 2015 untuk melakukan aksi mogok nasional dengan turun ke jalan untuk tetap berjuang melawan PP 78 tentang pengupahan yang dianggap sedikitpun tidak berpihak pada buruh.


"Jika pemerintah tetap tidak perduli, sesuai intruksi dari pusat kita akan lakukan aksi mogok nasional pada tanggal 18-20 November 2015 mendatang." tegasnya.


Tarigan juga berharap kepada buruh lainnya untuk tetap bersatu dan jangan sampai terpecah belah untuk melawan PP 78 tentang Pengupahan, karena pada intinya adalah perjuangan itu milik bersama.


"Saya berharap buruh harus tetap bersatu dan jangan sampai terpecah belah, karena seperti pepatah mengatan 'Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh." tutupnya. (Red/gtg).

Share this post :

Facebook Comments