Home » » Terindakasi Ada Pungli, PT Goldwell Plastik Indonesia "Bungkam"

Terindakasi Ada Pungli, PT Goldwell Plastik Indonesia "Bungkam"

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Sabtu, 17 Oktober 2015

Batam,Buruhtoday.com - Menegeman PT Goldwell memilih "Bungkam" tekait adanya indikasi pungutan liar(Pungli) yang dilakukan oknum manegeman perusahaan pada calon karyawan baru yang melamar ke perusahaan.


Mr Han selaku general manager PT Goldwell Plastik Indonesia ketika dikonfimasi ke perusahaan yang berlamat di kawasan Citra Buana Lot 6 Industri Park Batam Center tersebut  tidak dapat ditemui. Hal itu dikatakan salah satu petugas security yang bertugas dilokasi perusahaan.


"General menager sedang tidak di tempat, Mr Han lagi keluar Pak." ucap security tersebut. Jumat(16/10/2015) kemarin siang.


Diberitakan sebelumnya, managemen PT Goldwell Plastik Indonesia diduga melakukan pungutan liar(Pungli) pada setiap calon karyawan baru. Hal itu dikatakan salah satu mantan karyawannya sendiri.


Tingginya angka penganguran di kota Batam ternyata membuka peluang bagi oknum-oknum managemen perusahaan untuk mencari keuntungan pribadi dengan melakukan pungutan biaya pada calon karyawan yang baru.


Hal inilah yang dirasakan AL 30' salah satu mantan karyawan PT Goldwell Plastik Indonesia yang bergerak dibidang produksi plastik, ia mengaku pernah menjadi korban dari oknum managemen perusahaan, mereka meminta kepada dirinya uang sebesar Rp 800 ribu untuk  masuk bekerja.


"Saya harus bayar Rp 800 ribu kepada mereka biar bisa kerja di perusahaan itu Pak, kalau tidak bayar jangan harap diterima bekerja." kata AL kepada Buruhtoday.com beberapa hari lalu.


Ia menegaskan, uang itu diserahkanya langsung dirumah NY yang masih merupakan keluarga top managemen di perusahaan yang beralamat di perumahan Baloi Mas. Dengan alasan sebagai syarat untuk dapat bekerja sebagai karyawan di PT Goldwell.


"Uang itu saya serahkan langsung dirumah NY di perumahan Baloi Mas." teranganya.


Menurut AL, informasi yang didapatnya dari beberapa teman-temannya yang masih aktif bekerja didalam perusahaan, pengutan uang kepada calon karyawan tersebut masih berlangsung dan semakin parah. Pasalnya, managemen perusahaan tersebut pun tak tanggung-tanggung meminta uang pada para calon karyawan sebesar Rp 2 juta/orang.


"Wah, mereka semakin parah meminta uang Pak. Untuk saat ini mereka sudah meminta Rp 2 juta/orang pada calon karyawan." tutupnya.


Hal tersebut juga dibenarkan rekannya yang berinisial Pd 33'. yang juga mantan karyawan di PT Goldwell, ia juga mengatahui bahwa didalam perusahaan tersebut banyak yang telah bermain dengan melakukan pungli pada calon karyawan baru.


"Semua sudah bermain Pak, mulai dari atasan hingga pada staf perusahaan, namun yang paling banyak melakukan pungutan uang adalah NY" ujar Pd dengan nada kesal.

(Red/gtg).
Share this post :

Facebook Comments