Home » » Hutan Barelang Punah Akibat Mafia Ilegal Logging, Kinerja Dinas KP2K di Pertanyakan ?

Hutan Barelang Punah Akibat Mafia Ilegal Logging, Kinerja Dinas KP2K di Pertanyakan ?

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Minggu, 16 Agustus 2015

Batam,Buruhtoday.com - Hutan barelang saat ini sangat memprihatinkan, Pasalnya sepajang jalan dari simpang barelang Tembesi menuju jembatan 1 sampai  jembatan 6 barelang kondisi hutan yang dulunya hijau kini berubah menjadi gersang.

Bagi Anda yang pernah berkunjung sekitar tahun 2003 ke bawah, melihat situasi ini tentu hanya bisa mengelus dada. Karena saat itu kita masih bisa merasakan udara sejuk diwilayah tersebut, bahkan pengunjung juga dengan mudah menjumpai primata monyet berekor panjang di sepanjang jalan.

Pantauan AMOK Group, Sabtu(15/8/2015) terlihat dengan jelas hutan yang dulunya hijau sudah menjadi botak akibat ulah-ulah manusia yang tidak bertanggung jawab atau para penjahat ilegal logging.

Sangat miris memang. Lemahnya pengawasan dan mental korup petugas dituding sebagai penyebab punahnya hutan tersebut. Padahal dengan kondisi hutan yang lebat, akan menambah daya tarik potensi wisata di Rempang-Galang.

Selama ini kurang apalagi negara membiayai petugasnya untuk menjaga keutuhan hutan. Bahkan khusus untuk Dinas Kelautan Peternakan Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam, secara spesifik telah banyak menganggarkan dana bagi pengawasan hutan yang ada.

Nah, persoalannya mengapa dana yang cukup besar tersebut tidak mampu mencegah pembalakan hutan. Jika hanya berdalih kekurangan sumber daya polisi hutan, hal tersebut jelas hanya alasan yang dibuat-buat dan tak logis.

Faktanya, dari informasi yang berhasil diperoleh AMOK Group dari beberapa mantan buruh pembalak hutan di sana, bahwa acap kali razia yang dilakukan polisi hutan, ujung-ujungnya petinggi Dinas KP2K yang dikepalai Suhartini tersebut disebut selalu “berkompromi” dengan para cukong pembalak hutan.

“Kalau dulu kita kucing-kucingan sama aparat. Ya kalau ketangkap, paling bos (tauke, red) kami yang nego sama pejabat KP2K,” ungkapnya seraya minta dirahasiakan identitasnya kepada AMOK Group.
 
Hutan Barelang kini hanya menyisakan secuil pepohonan besar, itu pun kebetulan berada di sekitar Camp Vietnam. Jika bukan daerah wisata sejarah yang dilindungi, kemungkinan besar nasibnya juga akan sama dengan pohon lainnya yang sudah jadi rumah. (red/amok)
Share this post :

Facebook Comments