Home » » BPS Minta Tetap Waspadai Harga Beras Meski Upah Buruh Naik

BPS Minta Tetap Waspadai Harga Beras Meski Upah Buruh Naik

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Selasa, 17 Maret 2015

Jakarta,Buruhtoday.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin mengakui upah buruh bangunan dan buruh tani memang mengalami kenaikan. Namun tetap harus waspada karena harga beras masih berada di level tinggi.

"Upah nominal buruh tani pada Februari 2015 naik 0,46% dibandingkan Februari. Upah naik dari Rp 45.846/hari menjadi Rp 46.059 /hari," kata Suryamin dalam konfrensi pers di kantornya,Jakarta,Senin (16/3/2015).

Secara riil (setelah dikurangi inflasi), upah buruh tani naik lebih tinggi yaitu 1,21%. Menurut Suryamin, kenaikan upah tidak lepas dari deflasi yang terjadi pada Januari-Februari 2015.

"Ini pengaruh daya beli yang naik karena deflasi," ujar Suryamin.

Sementara upah nominal buruh bangunan (tukang bukan mandor), pada Februari 2015 juga naik 0,76% dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari Rp 78.484/hari menjadi Rp 79.083/hari. Secara riil, naik sebesar 1,13%.

"Ini posisi Januari ke Februari karena terjadi deflasi. Meski demikian, ini perlu perhatian karena harga beras naik," tegas Suryamin.

Meski ada penurunan, tetapi harga beras saat ini masih dalam level yang tinggi. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, hari ini harga beras medium rata-rata nasional adalah Rp 10.433/kg. Ada penurunan dibandingkan beberapa waktu lalu yang sempat mencapai Rp 11.000-12.000/kg (harga Jakarta saat terjadi lonjakan), tetapi masih tinggi bila melihat harga pada pertengahan Februari 2015 yang masih di bawah Rp 10.000/kg.

(sumber MedanBisnis)
Share this post :

Facebook Comments