Home » , , » Oknum BP Batam Kongkalikong Dengan Pengusaha Foodcourt Bangun Tempat Usaha Diatas Lahan Baffer Zone

Oknum BP Batam Kongkalikong Dengan Pengusaha Foodcourt Bangun Tempat Usaha Diatas Lahan Baffer Zone

Di Edit oleh admint dan BERITA BURUH | Kamis, 29 Januari 2015

Batam,Buruhtoday.com – Bisnis memperjual belikan lahan buffer zone atau lahan penghijauan kepada pengusaha sudah tak heran lagi yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab seperti Badan Pengusahaan (BP Batam).

Salah satu pengusaha Foodcour a3 di Batu Aji mengaku membeli mahal lahan penghijauan atau buffer zone yang saat ini dibangunnya tempat usaha dijalan suprapto Batu Aji Batam dari pihak BP Batam,

“ Lahan ini saya beli pak dari orang BP Batam, dan saya juga punya izin dari mereka. Orang saja bisa bangun pak, kenapa kita tidak bisa ? yang penting izinnya semua sudah saya urus” kata Kusman pemilik Foodcourt a3 sambil memperlihatkan dokumen izin miliknya sepekan lalu.

Dia juga menambahkan, bahwa izin yang diperoleh dengan biaya mahal tersebut adalah izin pinjam pakai lahan buffer zone yang dikeluarkan oleh Tato Wahyu selaku Direktur Pemukiman dan Agribisnis BP Batam.

 “ Mana mungkin kita berani keluarkan uang banyak untuk membangun kalau tidak ada izin,” ujarnya dengan enteng.

Berbeda dengan Kasman, sebelumnya pengelola SP Plaza bernama Aliang yang juga memanfaatkan lahan buffer zone sebagai ladang bisnis mengatakan komentar yang berbeda.

Ia mengaku pengelola SP Plaza tidak memiliki izin untuk mendirikan puluhan bangunan kios yang berada di atas lahan buffer zone yang berada didepan SP Plaza.

“Tidak ada izin. Kami hanya mencoba melakukan pembinaan terhadap pedagang kaki lima yang ada disekitar SP Plaza,” ujarnya.

Hingga berita ini diunggah Direktur Pemukiman dan Agribisnis BP Batam, Tato Wahyu masih bungkam dan tidak bersedia memberikan klarifikasi terkait lahan buffer zone yang disulap menjadi ladang bisnis oleh oknum-oknum pengusaha. (red/amok)


Share this post :

Facebook Comments